Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 9 Mar 2012

Bupati KSB : Kontribusi Kayu Bintang Bano Masih Bisa Dikoreksi


Bupati KSB : Kontribusi Kayu Bintang Bano Masih Bisa Dikoreksi Perbesar

Taliwang – Bupati KSB, Dr. KH. Zulkifli Muhadli SH MM menyampaikan, Kontribusi aktifitas penebangan kayu untuk kawasan pembangunan Bendungan Bintang Bano mungkin akan dilakukan revisi, lantaran masih dianggap terlalu kecil.  Rp 75 ribu tiap kubik untuk disetorkan ke kas daerah.

“Memang sangat kecil, namun saat ini kita masih mencari formulasi yang tepat, sehingga kontribusi yang akan dibebankan tidak merugikan pihak yang diberikan kepercayaan untuk melakukan aktifitas penebangan,” kata Zulkifli.

Menurut Bupati, dari laporan lisan yang diterima dirinya penetapan nilai kontribusi tersebut dilakukan menyusul pihak ketiga yang melakukan penebangan dikawasan bendungan tersebut tidak hanya melakukan penebangan kayu tapi juga memiliki kewajiban untuk mengeluarkan akar pohon termasuk juga membuat jalan masuk dalam kawasan tersebut.

“Penetapan tersebut disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang kontribusi. Jika mengacu dari perda tersebut tentunya memang sudah tidak ada dasar lain yang bisa dijadikan acuan untuk menetapkan nilai kontribusi tadi. Tapi ini mungkin masih bisa kita koreksi kalau memang tidak sesuai,” beber Bupati.

Seperti diketahui bahwa Penetapan kontribusi Rp 75 ribu dalam satu kubik kayu telah diikat dalam Momerandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pemerintah KSB dengan pihak ketiga pengelola kayu di kawasan yang akan menjadi lokasi pembangunan bendungan Bintang Bano.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Amar Nurmansyah ST, ketika dikonfirmasi menjelaskan, bahwa kontribusi yang diterima itu merupakan kontribusi bersih secara keseluruhan setelah dipotong pajak, produksi dan biaya lainnya dari pihak ketiga yang ditunjuk pemda KSB sebagai pengelola.

“Dari nilai itu kita (pemda, red) tidak lagi harus mengeluarkan biaya lain-lain, seperti ada kawajiban pemda untuk mengalokasikan dana reboisasi itu semua sudah ditanggung pihak ketiga,” jelas PPK.

Menurutnya, bahwa nilai tersebut juga ditetapkan karena jenis kayu yang ditebang dalam kawasan proyek tidak semuanya memiliki nilai ekonomis tinggi.

“Nilai yang diterima pemda itu sudah kita perhitungkan dengan baik, apalagi kayu yang akan ditebang nanti tidak terlalu memiliki nilai ekonomis tinggi.” pungkas Amar. [rm]

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 57
    Bupati KSB: Tidak Ada Lagi Ikan dan Sayur Dari Luar KSB Di Pasar !Taliwang - Bupati Sumbawa Barat (KSB), Zulkifli Muhadli, pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2013 di Hotel Grand Royal Taliwang, dengan tegas mengingatkan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) dan Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan), agar aktifitas perdagangan sayur mayur dari luar daerah segera ditanggulangi, karena…
  • 55
    Bupati Minta Kantor Subkontraktor PT. NNT Direlokasi ke Dalam Kota MalukMaluk - Bupati Sumbawa Barat DR KH Zulkifli Muhadli SH.,MM meminta kepada Manager PT NNT David Lylei agar dapat mengkomunikasikan dan mengambil kebijakan agar semua kantor Subkontraktor yang bekerjasama dengan PT NNT yang selama ini berlokasi di kawasan tambang, agar ditempatkan di dalam kota Maluk. Ini disampaikan oleh orang nomor satu…
  • 55
    Bupati Sumbawa Barat Minta Intervensi Pemprov Dari Mantar Sampai Bintang BanoSumbawa Besar - Membangun sinergi dan connecting dalam membangun NTB adalah sebuah keharusan. Untuk mewujudkan sinergi itu Pemerintah Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi NTB dan Bupati/ Walikota Se-NTB di Sumbawa Besar pada selasa, 19 Juni 2012 dipimpin langsung oleh Gubernur NTB dan bertindak sebagai moderator adalah Wakil…
  • 55
    PTSAL Beroperasi Tanpa Permisi“Ratusan Hektar Areal Hutan Digarap” Brang Ene, KOBAR - Aktifitas penanaman dan pengembangan tanaman jabon dan sengon, serta pengembangan sapi, yang dilakukan PT Segarang Alam Lestari (PTSAL) di Lang Lepok, Desa Mujahiddin, Kecamatan Brang Ene, diprotes warga. Pasalnya, perusahaan tersebut dianggap tak pernah melaporkan rencana kehadirannya kepada Pemerintah Desa setempat. “Mereka…
  • 54
    KSB Tetap Tolak Dumping Tailing Newmont di SenunuTaliwang - Pemkab Sumbawa Barat tetap konsisten melarang dumping tailing PT Newmont Nusa Tenggara di Teluk Senunu berdasarkan SK Bupati Nomor 148 A Tahun 2011. “Selama SK tersebut belum dicabut, maka SK itu sah dan berlaku bagi PT Newmont Nusa Tenggara. Sikap ini adalah penegasan terhadap penilaian beberapa kalangan yang menilai…
  • 52
    Bupati Tunda Tutup PETITaliwang - Penyelesaian terhadap Penambangan Tanpa Ijin (PETI) yang selama ini berlangsung dan terindikasi kuat berakibat pada rusaknya lingkungan menuai pro dan kontra. Sehingga langkah dialog adalah pilihan bijak yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Sumbawa Barat saat menerima massa pro PETI di halaman…
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM