PULAU SUMBAWA
Beranda / PULAU SUMBAWA / Masyarakat Diminta Laporkan “Tilang Jalanan”

Masyarakat Diminta Laporkan “Tilang Jalanan”

tilang-jalanan

Taliwang – Kepala kepolisian Resor Sumbawa barat, AKBP Muhammad Suryo Saputra, berharap kepada masyarakat setempat untuk bisa melaporkan mekanisme penilangan lalu lintas di jalan yang dilakukan petugas apabila terdapat ketentuan yang tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Iya, sebelumnya terima kasih, jika ada masyarakat yang mau melaporkan petugas lalu lintas yang melakukan penilangan tidak sesuai dengan prosedur, agar kita bisa benahi dan perbaiki,” katanya, Selasa (3/4) kemarin.

Ia mengaku, beberapa kali menerima keluhan masyarakat terhadap mekanisme penilangan yang dilakukan oleh petugas saat ini yang sangat represif, bahkan keluhan masyarakat terhadap hal tersebut pernah dilihatnya.

Meski demikian, ia mengemukakan, tingginya intensitas razia yang dilakukan oleh jajaran kepolisian saat ini, adalah perintah langsung dari kepolisian daerah NTB, untuk mengurangi angka kriminalitas yang semakin meningkat.

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

Bukan hanya itu, tegasnya, penertiban dan penilangan lalu lintas yang dilakukan jajaran kepolisian saat ini juga berpangaruh positif terhadap menurunnya angka kecelakaan lalu lintas. Dimana pada awal tahun, sebelumnya tercatat 11 kasus kecelakaan, menurun menjadi 5 dan 6 kasus pada 2 bulan terakhir.

“Itu tetap harus dijalankan, masalah masukan atau keluhan masyarakat tetap menjadi perhatian kami, bila perlu masyarakat yang menemukan itu, kalau bisa mencatat petugasnya untuk dilaporkan,” tegas Kapolres Sumbawa Barat.

Seperti diketahui, tingginya intensitas operasi razia ranmor yang digelar kepolisian resor sumbawa barat akhir-akhir ini yang bahkan kerap melakukan penilangan dengan mengejar target operasi alias “tilang jalanan”, ternyata mulai meresahkan warga setempat.

Andrian Saputra (28) warga Desa Sapugara Bree, RT 10 RW 03, salah satu korban yang ditilang mengaku dikejar oleh polisi saat sedang mengendarai sepeda motornya di jalan lingkungan kelurahan Sampir Taliwang, Kamis (22/3) pukul 16.00 wita. Andrian mengaku tidak tahu menahu bahwa ada operasi Razia dilakukan Polisi. Ia tanpa sadar mengaku dikejar seorang anggota polisi lalu lintas dan langsung menilangnya di tempat.

“Saya memang salah, tidak punya SIM. Tapi tolong penegak hukum, menegakkan aturan dengan aturan. Setahu saya, razia itu harus resmi dan diatur berdasarkan ketentuan,” keluhnya, kepada wartawan, di Taliwang.

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

Pengalaman yang sama juga menimpa, Doni (30), RT 14 RW 05 Desa Sapugara Bree. Motor doni ditahan justru ketika ia sedang asyik memarkirkan kendaraannya di seputaran simpang Berang Kelurahan Bugis Taliwang, Rabu (21/3) sekitar pukul 18.00 wita petang.

“Saya sudah parkirkan kendaraan mau beli rokok. Saya tidak tahu dan tak melihat ada razia polisi. Tiba-tiba polisi mendekati motor saya dan menanyakan kelengkapan kendaraan dan langsung menilang. Saya memang salah karena tidak bawa SIM dan STNK, tapi saya nilai cara itu tidak bersahabat,” katanya.

Tokoh masyarakat Brang Rea yang juga ketua yayasan Peduli Brang Rea, Sukardi, meminta Kapolres Sumbawa Barat memberikan klarisifikasi atas prosedur pelaksanaan razia yang sesungguhnya. Masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan dengan terbuka dan menempuh prosedur yang benar pula.

Sebagai masyarakat, ia memahami kesadaran berlalu lintas masyarakat memang rendah. Oleh karena itu, menjadi tugas aparat dan kita semua untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi yang baik.

“Mereka itu langgar peraturan karena gak paham aturan. Sebaiknya,  polisi melakukan razia pakai prosedur. Tunjukkan sprint (surat perintah, red) dan sosialisasikan undang-undang lalulintas. Jangan masyarakat dikejar seperti pelaku kriminal. Ini sama saja mengkriminalisasikan masyarakat,” kritiknya.

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu

“Kami juga menerima masukan masyarakat, bahwa banyak dari anggota Polisi melakukan razia di gang-gang pemukiman penduduk. Mereka membuntuti pengendara hingga ke rumah-rumah,” tandas Sukardi. [us]

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 51
    Kapolres: KSB Masih Kondusif, Taliwang Rawan KonflikTaliwang, KOBAR - Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Teddy Suhendyawan Syarif SIk, memastikan bahwa kondisi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sampai saat ini masih kondusif, meskipun tensi politik dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terus meninggi. Disampaikan Kapolres, bahwa seluruh Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada sejauh ini menunjukkan cara-cara berpolitik santun. Riak-riak hanya terjadi…
  • 48
    DPRD KSB Jamin APBD 2015 Pro RakyatTaliwang, KOBAR - DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjamin Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 mendatang akan pro rakyat. Jaminan tersebut diperlihatkan dengan fokusnya penganggaran pada sektor riil dengan program yang menyentuh langsung masyarakat. Ketua DPRD KSB, Muhammad Nasir ST, MM menyampaikan, berdasarkan dokumen RAPBD yang telah disetujui pemerintah…
  • 48
    Awasi Media Sosial, Polisi Punya “Cyber Patrol”Kapolres: Jangan Mudah Terhasut Taliwang, KOBAR - Revisi Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 pemberlakuannya ditetapkan mulai 28 Nopember lalu. Untuk itu, Kepolisian Resort (Polres) Sumbawa Barat kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos). Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan SIK, menyatakan,…
  • 47
    Masyarakat Diminta Jaga Kondusifitas Daerah Jelang PilkadaKapolres: KSB Masih Aman Terkendali Taliwang, KOBAR - Berbagai upaya telah dilakukan Kepolisian Resort Kabupaten Sumbawa Barat (Polres KSB) guna memberikan rasa aman dan demi kondusifitas daerah tetap terjaga, termasuk mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga stabilitas daerah, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang.…
  • 47
    Polisi Intens Periksa Oknum Pegawai BNN yang Ketangkap PungliTaliwang, KOBAR - Kepolisian Resort (Polres) Sumbawa Barat terus melakukan pendalaman terhadap kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang melibatkan salah seorang oknum pegawai di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbawa Barat. Saat ini oknum tersebut bahkan tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif. Ketua Satgas Saber Pungli Sumbawa Barat,  Kompol I Nengah Martawan…
  • 46
    Polres Sumbawa Barat Mulai Sidik PT AKASTaliwang – Kepolisian Resor Sumbawa Barat mengemukakan tengah mulai melakukan penyidikan terhadap indikasi pelanggaran PT Akas yang belum lama ini telah dilaporkan oleh sejumlah warga setempat atas pembangunan konstruksi  AMP di wilayah itu yang tidak melalui mekanisme aturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Kepolisian Resor Sumbawa Barat, AKBP Muhammad Surya Saputra, menerangkan,…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

× Advertisement
× Advertisement