Menu

Mode Gelap

EDITORIAL · 18 Jun 2013

LHK, Jadikan Aparatur Malas


LHK, Jadikan Aparatur Malas Perbesar

Kurang lebih enam tahun, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menerapkan sistim Lima Hari Kerja (LHK). Sejatinya LHK diharapkan mampu menuntaskan setiap persoalan yang menyangkut pelayanan terhadap masyarakat lantaran setiap harinya ada penambahan beban kerja bagi segenap aparatur kita.

Namun, kenyataannya menjadi sangat tidak efektif manakala LHK menjadikan aparatur menjadi malas.

Tengok saja kebiasaan malas aparatur kita, ketika diberikan waktu istirahat siang selama satu jam yang dimulai pukul 12.00 hingga 13.00, namun kenyataanya sejam setelah itu kadang belum juga nongol di kantor, bahkan celakanya lagi ada yang tak balik sama sekali guna menunaikan tugas dan kewajibannya.

Kondisi ini terjadi di seluruh Instansi, memang tidak semuanya malas karena ada juga yang disiplin waktu.

Tapi penyakit malas menjangkiti sebagian diantara aparatur ini, apalagi yang mengidap penyakit ini adalah pejabat setingkat eselon, tak mustahil semuanya akan menjadi kebiasaan buruk yang silih berganti dipraktikkan.

Akibatnya pun terasa, tak jarang masyarakat yang menghendaki pelayanan secara maksimal dan segera tuntas menjadi sedikit mengeluh lantaran harus menunggu dan menunggu, apalagi kalau yang datang itu adalah masyarakat yang berasal dari pelosok KSB ataupun tamu dari luar daerah, rasa kesal dan sakit hati pastinya tak terelakkan.

Padahal Wakil Bupati Sumbawa Barat, Drs. H. Mala Rahman telah menginstruksikan Inspektorat daerah Sumbawa Barat agar menindak dan mencari tahu setiap aparatur yang melakukan praktik tidak disiplin.

Apa penyebab, kemana tujuan, sehingga aparatur tersebut menjadi tidak disiplin. Bukan hanya pada persoalan besar, masalah kecil sekalipun Wabup mengajak dan mengingatkan bahwa sesungguhnya sikap disiplin mesti harus tertanam dalam diri segenap aparatur di KSB.

Tak cukup sekedar ajakan melihat kenyataan ini, semuanya mesti dimulai dengan kesadaran yang kuat dari masing-masing pribadi, karena sejatinya memang sebagai abdi Negara dan pelayan masyarakat, saatnya memberikan yang terbaik dalam menjalankan amanah. [*]

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 45
    Suka Pantai? Datanglah Ke Sumbawa BaratOrang banyak mengira kalau Sumba itu adalah Sumbawa, padahal kan beda daerah. Tulisannya saja sudah beda apalagi tempatnya. Sumbawa berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisahkan dengan Pulau Lombok). Umumnya orang yang sudah bosan ke Bali biasanya mengunjungi Pulau Lombok,…
  • 43
    Pemanfaatan Asset Daerah Tidak Sesuai PeruntukanAsset milik pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sedang diusut keberadaannya oleh tim Inspektorat Kabupaten (Itkab), selain menelusuri asset, Itkab diminta untuk mengeluarkan rekomendasi pelarangan pemanfaatan asset untuk di luar daerah, bila perlu dilakukan penarikan atas asset tersebut. **
  • 43
    Wabup KSB: PNS Harus Netral, Jangan Ambil ResikoTaliwang, KOBAR - Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebenarnya tidak perlu diingatkan untuk bersikap netral atau tidak mendukung salah satu pasangan calon Bupati yang akan berlaga pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang, karena perintah aturan kepegawaian untuk tidak berpolitik praktis sudah sangat jelas. Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Drs H Mala…
  • 42
    ARPUSDA Keluhkan SKPD Yang Malas NgarsipTaliwang, KOBAR - Kesadaran sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk melakukan pengarsipan, sejauh ini dianggap masih rendah. Bahkan diketahui, hanya ada beberapa SKPD saja yang telah menyerahkan arsip miliknya ke Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (ARPUSDA) Sumbawa Barat. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah…
  • 42
    Tegakkan PERDA, Jangan Tebang PilihSejak 2003 hingga 2018 ini, ada sekitar puluhan produk hukum berupa Peraturan Daerah (PERDA) yang telah diterbitkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KSB. Sebagian berjalan, namun tak sedikit pula yang mandul. Bahkan sebagian Perda itu didalam penegakannya terkesan tebang pilih. Kondisi itu mengundang keprihatinan…
  • 41
    Diharapkan, Anggota DPRD KSB Aspiratif25 orang anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2014-2019 telah diambil sumpah. Besar harapan masyarakat bisa menjadi wakil rakyat yang aspiratif untuk kemajuan Bumi Pariri Lema Bariri, bukan lagi wakil dari konstituen atau kelompok masing-masing. **
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Menguak Harta Kekayaan Bakal Cakada KSB 2024 Berdasarkan LHKPN

5 September 2024 - 04:53

Menguak Harta Kekayaan Bakal Cakada KSB 2024 Berdasarkan LHKPN - Pilkada Serentak

Pilkada KSB 2024: Menguji Kedewasaan Berdemokrasi dalam Bingkai Persatuan

7 Juli 2024 - 22:41

Pilkada KSB 2024 Menguji Kedewasaan Berdemokrasi dalam Bingkai Persatuan - Firin-Fud

Menanti Pemimpin KSB Masa Depan

21 Maret 2024 - 02:57

Menanti Pemimpin KSB Masa Depan - Amar Nurmansyah - Sekda KSB

19 Tahun KSB, Mau Dibawa Kemana?

3 November 2022 - 20:04

19 Tahun KSB, Mau Dibawa Kemana - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat

Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Samota Jadi Pemantik Geliat Pariwisata NTB

19 Juli 2022 - 19:32

Sirkuit Mandalika dan Sirkuit Samota Jadi Pemantik Geliat Pariwisata NTB - Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Nonton MotoGP 2022 dari Atas Bukit Sirkuit Mandalika Lombok

Kapasitas dan Kebutuhan Tenaga Kerja Berubah, Begini Jejak Perjalanan Proyek Smelter Amman Mineral

11 Juli 2022 - 21:50

Kapasitas dan Kebutuhan Tenaga Kerja Berubah, Begini Jejak Perjalanan Proyek Smelter Amman Mineral - Proyek Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Sumbawa Barat, NTB
Trending di EDITORIAL