Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 4 Okt 2014

Hujan Interupsi Sidang Dewan


Hujan Interupsi Sidang Dewan Perbesar

Taliwang, KOBAR – Rapat paripurna yang dilaksanakan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada selasa 30/9 kemarin diawali dengan pemilihan komposisi anggota Badan Kehormatan (BK) diwarnai hujan interupsi.

Interupsi itu mulai terlihat setelah ketua DPRD KSB, Muhammad Nasir ST, MM membuka sidang paripurna dengan menegaskan bahwa untuk menentukan anggota BK akan dilakukan dengan pemungutan suara (voting) dengan cara tertutup, dimana masing-masing anggota dewan menuliskan tiga nama dari calon anggota BK yang telah di usulkan masing-masing fraksi.

Calon anggota BK yang diterima pimpinan adalah, Muhammad Hatta utusan Fraksi Amanat Nasional (F-PAN), Amiruddin Embeng SE utusan Fraksi Bulan Bintang (F-PBB), Mancawari LM dari Fraksi Karya Kebangkitan dan Kesejahteraan (F-KKK), Mustafa HMS dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (F-Gerindra) dan Mustakim Patawari LM dari Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP).

Interupsi pertama dilakukan Abidin Nasar SP. Pada kesempatan itu diminta tidak langsung disepakati untuk melakukan voting, tetapi mengedepankan musyawarah, jadi meminta untuk dilakukan skor beberapa saat, agar bisa mencari kesepakatan sebelum diambil solusi voting.

Interupsi juga disampaikan Mustakim Patawari. Pada kesempatan itu disampaikan bahwa dirinya telah mengundurkan diri sebagai calon anggota BK. Permohonan itu sendiri telah disampaikan kepada ketua fraksi untuk ditindaklanjuti, tetapi saat itu masih disampaikan bahwa dirinya termasuk sebagai salah seorang kandidat anggota BK

Atas ijin dari pimpinan Dewan, Kaharuddin Umar sebagai ketua fraksi langsung menyampaikan bahwa tidak ada rapat lanjutan fraksi dalam membahas pengunduran diri tersebut, karena yang bersangkutan menyampaikan keputusan tidak dalam bentuk resmi atau dalam arena rapat fraksi, sehingga fraksi tidak menyampaikan secara resmi juga kepada unsur pimpinan.

Interupsi kembali terjadi setelah dilakukan pemungutan suara, lantaran ada salah persepsi bahwa anggota dewan boleh menentukan satu atau dua nama saja dari calon komposisi BK, padahal dalam tata tertib ditegaskan bahwa anggota dewan yang memiliki hak suara wajib menuliskan tiga nama sebagai usulan, jika kurang atau lebih dinyatakan batal. Ketegasan itu sedikit membuat gaduh suasana sidang, sehingga sidang harus diskor untuk dilakukan pembahasan internal. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 63
    Aset Daerah Yang Mangkrak Disorot DewanTaliwang, KOBAR - Sejumlah aset daerah yang masih mangkrak dan belum dimanfaatkan, menjadi perhatian serius para wakil rakyat di Bertong. Kinerja Pemerintah dipertanyakan, karena hingga saat ini, sejumlah rekomendasi mereka terkait sejumlah aset potensial yang dimiliki daerah tak kunjung bergeliat dan menjadi pundi bagi daerah. “DPRD melalui komisi teknis, dalam hal…
  • 53
    BK Sangat mendukung Langkah Hukum Fud SyaifuddinTaliwang, KOBAR - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sangat mendukung langkah hukum yang ditempuh wakil ketua DPRD KSB yang merasa dirugikan dengan pemberitaan media massa. “Saya sangat mendukung langkah hukum yang ditempuh Fud Syaifuddin ST yang merasa dirugikan dengan pemberitaan tersebut,” tegas wakil ketua BK, Amiruddin Embeng SE…
  • 50
    Wartawan Dilibatkan Pembahasan Kode Etik Dan Tata BeracaraTaliwang, KOBAR - Hampir seluruh wartawan yang bertugas di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menghadiri undangan dari Kelompok Kerja (Pokja) DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang membahas masalah kode etik dan tata beracara. Pertemuan itu untuk meminta masukan dan kritikan terkait dengan persoalan yang sedang dibahas. Melibatkan wartawan untuk melakukan pembahasan memang…
  • 50
    Peta Politik BerubahTaliwang, KOBAR - Keputusan rapat paripurna DPR RI bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak dilakukan secara langsung telah merubah peta politik di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), termasuk mengecilkan peluang para bakal calon yang sudah menyatakan diri siap maju pada pesta demokrasi yang akan dilaksanakan Juni 2015 mendatang. Seperti informasi yang…
  • 50
    DPRD KSB Jamin APBD 2015 Pro RakyatTaliwang, KOBAR - DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjamin Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 mendatang akan pro rakyat. Jaminan tersebut diperlihatkan dengan fokusnya penganggaran pada sektor riil dengan program yang menyentuh langsung masyarakat. Ketua DPRD KSB, Muhammad Nasir ST, MM menyampaikan, berdasarkan dokumen RAPBD yang telah disetujui pemerintah…
  • 50
    Hanura Desak DPRD KSB Segera Gelar PAWTaliwang, KOBAR - Burhanuddin, SH, MH, kuasa hukum dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Hanura selaku tergugat I dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Hanura selaku tergugat II, mendesak DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk segera melaksanakan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Irawansyah SPd selaku anggota dewan dari partai Hanura. Menurut Burhanuddin melalui…
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM