Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 11 Okt 2014

Disperindagkop dan UMKM Tetapkan 19 Koperasi Unggulan


Disperindagkop dan UMKM Tetapkan 19 Koperasi Unggulan Perbesar

Taliwang, KOBAR – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) telah melakukan evaluasi dan penilaian terhadap 471 unit koperasi yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Hasil evaluasi yang dilakukan menetapkan ada 19 koperasi yang masuk kategori unggulan dari 426 koperasi yang masih aktif, sementara 46 koperasi lainnya sudah tidak aktif dan akan segera dicabut Surat Keputusan (SK) penetapannya.

Kepala Disperindagkop dan UMKM, Ir Lalu Muhammad Azhar MM yang dikonfirmasi dalam ruang kerjanya mengatakan, salah satu dasar melakukan evaluasi secara detail untuk mengetahui keberlanjutan Koperasi Berbasis Rukun Tetangga (KBRT) yang dibentuk beberapa waktu lalu. “Seluruh koperasi telah dievaluasi dan sudah ada keputusan, baik itu koperasi aktif maupun tidak aktif,” timpal Lalu Azhar.

Diakui Lalu Azhar hasil evaluasi itu menemukan ada 19 koperasi yang bisa menjadi contoh bagi koperasi lainnya. Koperasi yang menjadi contoh di kecamatan Sekongkang adalah, Kopwan Sekongkang, KSU Samba, KBRT Tresna Pariri dan KSU Kemuning Jaya, sementara di kecamatan Maluk ada Kopwan Khairunisa dan KSU Lang Lebo, lalu di kecamatan Jereweh ada Kopwan Lesmatano dan Kopwan Kartini.

Untuk kecamatan Taliwang ada KBRT Nurullah, KSU Dita Mandiri, KSU Remaja Bulaeng, KSP Karya Sejahtera, KSU Panser, KBRT Depo Pasir Putih dan Koperasi Ojek Taliwang, sedangkan di kecamatan Brang Ene ada KSP Puap Muratama, terus di kecamatan Brang Rea ada KSU Bolang Tongge Mandiri, lalu KBRT Batu Putih di Kecamatan Seteluk serta KBRT Al-Ikhlas di kecamatan Poto Tano.

“Koperasi yang dinyatakan unggulan itu akan menjadi perhatian dan perioritas bagi pemerintah KSB untuk melakukan intervensi, jika nanti ada anggaran dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, agar koperasi itu lebih berkembang dan bisa menjadi contoh bagi koperasi lainnya,” lanjut Lalu Azhar.

Menyinggung soal 46 koperasi yang sudah tidak aktif, Lalu Azhar mengaku akan segera mengajukan telaan staf kepada Bupati KSB, agar bisa mengeluarkan keputusan pencabutan ijin terhadap koperasi tersebut, sehingga tidak menjadi beban atau hanya sebatas catatan saja nantinya. “Kami akan mengusulkan untuk dicabut ijin koperasi yang telah dinyatakan tidak aktif itu,” tandas Lalu Azhar. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 49
    Bupati Sumbawa Barat Minta Intervensi Pemprov Dari Mantar Sampai Bintang BanoSumbawa Besar - Membangun sinergi dan connecting dalam membangun NTB adalah sebuah keharusan. Untuk mewujudkan sinergi itu Pemerintah Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi NTB dan Bupati/ Walikota Se-NTB di Sumbawa Besar pada selasa, 19 Juni 2012 dipimpin langsung oleh Gubernur NTB dan bertindak sebagai moderator adalah Wakil…
  • 48
    Piala Adipura Masih Jauh“Bupati Targetkan Adipura Tahun 2020” Taliwang, KOBAR - Hingga menjelang usianya yang ke 15 tahun, Piala Adipura yang 4 tahun silam pernah diidamkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum juga terwujud. Pada tahun 2017, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kembali menggaungkan hal itu. Dan Bupati telah memasang…
  • 48
    Universitas Cordova Ikut Ambil Peran Membangun DesaTaliwang,  KOBAR - Sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Universitas Cordova (Undova) tak mau tinggal diam melihat kondisi desa di KSB yang belum bergerak maju, meski setiap tahun miliaran uang dari APBN dan APBD mengalir ke desa. Dengan semangat ingin membangun desa, Undova melepas puluhan mahasiswa untuk melakukan…
  • 48
    Pulau Panjang, Kawasan Suaka Alam di Selat AlasSumbawa, KOBAR - Mungkin banyak orang yang telah akrab dengan nama Pulau Panjang, karena sering disebut oleh BMKG sebagai episentrum gempa di Pulau Sumbawa. Tapi tidak banyak orang yang tahu jika pulau kecil yang terletak di Selat Alas ini adalah Kawasan Suaka Alam di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa…
  • 47
    Tidak Ada Anggaran Panwaslu Untuk PemilukadaTaliwang, KOBAR - Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak tertuang anggaran bagi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)  Kabupaten Sumbawa Barat, sementara dalam  waktu dekat tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) dimulai. Ketua Panwaslu KSB, Khaeruddin ST kemarin mengatakan, tahapan Pemilukada KSB yang berlangsung April 2015 mendatang dipastikan akan segera dimulai…
  • 47
    Poto Tano Jadi Perhatian Pembangunan Tahun 2015Taliwang, KOBAR - Ada sejumlah program pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di kecamatan Poto Tano dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 mendatang, bahkan Bappeda sudah diminta untuk melakukan kajiannya. Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM mengakui jika ada beberapa program yag…
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM