Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 17 Okt 2014

BLH Terus Pantau Aktifitas PJU


BLH Terus Pantau Aktifitas PJU Perbesar

Taliwang, KOBAR – Badan Lingkungan Hidup (BLH) terus melakukan pemantauan dan memperbaiki setiap lampu jalan yang tidak berfungsi, kecuali Penerangan Jalan Umum (PJU) mengalami kerusakan tekhnis dan pihak BLH tidak memiliki alat penggantinya.

Kasubid PJU pada BLH Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Syihafuddin SE yang dikonfirmasi saat melakukan aktifitas perbaikan lampu jalan mengatakan, ada beberapa kendala yang ditemui saat di lapangan, terutama kebutuhan material tekhnis yang menjadi penyebab matinya lampu jalan, sehingga pihaknya tidak bisa menyalahkan lampu jalan yang sudah mati tersebut.

“Cukup banyak lampu jalan yang mati bukan karena lampunya, tetapi material atau bagian dari penerangan itu sendiri yang rusak, sementara BLH sendiri tidak memiliki alat itu, sehingga tidak ada yang bisa dilakukan selain mendata untuk dijadikan acuan pengadaan nantinya,” ucap Syihab sapaan akrabnya.

Pada kesempatan itu Syihab juga mengakui bahwa tekhnis lapangan yang dilakukan saat ini tidak safety (aman), karena memang alat itu sendiri tidak dimiliki pihak dinas, termasuk main lip (truk kren) yang cukup dibutuhkan. “Anda sendiri tahu bahwa lampu jalan cukup tinggi, jadi butuh fasilitas untuk naik melihat kondisi lampu, jadi salah satu upaya yang dilakukan hanya dengan menggunakan tangga manual,” lanjut Syihab.

Syihab juga mengakui kalau aktifitas pemantauan tetap dilakukan, agar PJU yang dianggap bisa diperbaiki bisa langsung ditangani. “Cukup banyak PJU yang bisa ditangani langsung, bahkan kondisinya saat ini cukup baik. PJU yang sudah bisa diperbaiki itu tetap menjadi pantauan pihak BLH,” timpal Syihab.

Diinformasikan juga bahwa ada PJU yang harus membutuhkan dukungan dan peranan masyarakat secara langsung, terutama untuk mematikan saat pagi, karena ada PJU yang bisa dinyalakan tetapi otomatisnya tidak berfungsi, dimana harus dipasang alat manual, jadi masyarakat yang berada di sekitar PJU diminta dukungan untuk menyalahkan saat menjelang malam dan mematikannya jika sudah pagi. “Ada opsi kita meminta dukungan masyarakat untuk menyalahkan dan mematikan lampu jalan, lantaran alat otomatisnya sudah rusak, jadi kalau menunggu alat tidak bermanfaat nantinya,” beber Syihab. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 48
    PJU Menyala Non Stop, Tagihan Listrik MembengkakBLH: Kami Kekurangan Personil Taliwang, KOBAR - Perhatian pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dinilai sangat minim terhadap fasilitas publik. Proyek pengadaan sarana umum yang dulunya bernilai miliaran rupiah kini tidak terawat lagi. Pengamanan dan perawatan yang seharusnya menjadi prioritas utama malah diabaikan begitu saja. Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi satu-satunya sarana…
  • 46
    KTC Setengah Mati, Pol PP “Kesetrum” PJUTaliwang, KOBAR - Kompleks Kemutar Telu Center (KTC) beberapa malam terakhir ini tidak lagi diterangi Penerangan Jalan Umum (PJU). Masyarakat yang biasanya memilih lokasi itu sebagai tujuan wisata malam terpaksa memilih tempat lain karena kondisi lokasi yang gelap gulita. Imbas dari tidak berfungsinya PJU tersebut, kompleks KTC bahkan nyaris di jadikan…
  • 41
    Meski PPJ Meningkat, PJU Terlantar Merata di KSB“Realisasi PPJ Tahun 2015 Sebesar Rp 1,9 Miliar Lebih” Taliwang, KOBAR - Masyarakat Sumbawa Barat sebagai salah satu konsumen listrik kembali mengeluhkan pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU). Pemerintah sebagai instansi pengelola layanan, dinilai belum melakukan langkah kongkrit guna memenuhi hak masyarakat. Masih banyak ditemukan PJU yang tidak berfungsi, padahal anggaran khusus…
  • 41
    Banyak PJU Mati, BLH Janji Segera Lakukan PerbaikanTaliwang, KOBAR - Buruknya pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU) kembali menjadi sorotan seluruh lapisan masyarakat.  Penerangan jalan yang seharusnya menjadi hak masyarakat seakan diabaikan pemerintah. Hal ini terbukti dengan terus dibiarkannya lampu penerangan jalan mati tidak terurus. Padahal anggaran khusus PJU terus merangkak naik setiap tahunnya. Beragam komentar pun terlontar dari…
  • 32
    Dua Rumah Di Tanakakan Hangus TerbakarTaliwang, KOBAR - Diduga akibat arus pendek, rabu 8/10 sekitar pukul 17.00, rumah panggung milik Cepin warga Tanakakan kelurahan Menala terbakar ludes sampai tidak tersisa, bahkan barang-barang dalam rumah tidak berhasil diselamatkan. Kebakaran itu bukan hanya menyebabkan salah satu rumah batu disampingnya ikut terbakar, tetapi satu unit sepeda motor dengan mesin…
  • 32
    Pattindo Dituding Hambat Kinerja PLNTaliwang, KOBAR - PT Pattindo selaku perusahaan subkontraktor atau pihak yang mengambil alih beberapa tugas operasional PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dinilai tidak bisa bekerja dengan baik, bahkan dituding menghambat operasional dan pelayanan PLN ke pelanggan. “Kami merasa terganggu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, lantaran pihak Pattindo tidak melaksanakan tugas…
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM