PULAU SUMBAWA
Beranda / PULAU SUMBAWA / BKP5K Masih Himbau Petani Tidak Lakukan Penanaman

BKP5K Masih Himbau Petani Tidak Lakukan Penanaman

Mansyur-Sofyann

Taliwang, KOBAR – Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) masih menghimbau seluruh petani untuk tidak melakukan aktifitas penanaman, meskipun tanpa akan berakhir musim kemarau sudah terlihat. Ketegasan itu untuk mengantisipasi para petani mengalami gagal tanam dan gagal panen.

Kepala BKP5K, Ir Mansyur Sofyan MM yang ditemui media ini dalam ruang kerjanya mengakui jika beberapa waktu lalu sempat terjadi hujan, namun informasi dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jika sampai saat ini belum ada tanda awan hujan, bahkan disampaikan kalau angin masih kencang yang bisa memindahkan lokasi awan berpotensi hujan.

“Sampai saat ini kami belum memberikan ijin kepada para petani untuk mulai melakukan penanaman, namun untuk pembajakan lahan sebagai persiapan tidak dilarang, justru itu langkah bagus yang dilakukan para petani, sehingga saat musim hujan nanti, mereka tidak lagi disibukkan dengan menggarap areal, namun sudah bisa langsung melakukan penanaman,” tandasnya.

Masih keterangan Mansyur Sofyan, ketegasan dan larangan untuk mulai melakukan penanaman diharapkan bisa diikuti oleh seluruh petani yang tidak memiliki sumber air lagi, bahkan telah diminta kepada seluruh penyuluh untuk melakukan kontrol, agar tidak ada petani yang terpancing dengan hujan sesaat beberapa waktu lalu. “Memang biasanya di bulan Oktober sudah turun hujan, sehingga bisa jadi para pertani terpancing dan mulai melakukan penanaman, sehingga para penyuluh diminta untuk melakukan pemantauan dan pengawasan dan melarang petani untuk mulai melakukan penanaman,” tegasnya.

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

Jika mengacu pada informasi BMKG, maka aktifitas penanaman baru akan dimulai pada awal Desember mendatang, jika memang prakiraan mulai musim hujan akhir November ini tidak meleset, sehingga Mansyur Sofyan meminta kesabaran para petani, karena memaksakan kehendak untuk melakukan aktifitas nantinya akan merugikan petani itu sendiri. “Kami tidak ingin petani merugi,” tuturnya.

Dalam menopang aktifitas musim tanam mendatang, Mansyur Sofyan berharap kepada para petani untuk melakukan persiapan bukan sekedar perbaikan lahan, tetapi juga harus berpartisipasi melakukan perbaikan irigasi, karena bisa saja saluran irigasi yang dipergunakan selama ini cukup banyak sendimentasinya, termasuk rumput yang tumbuh, sehingga dengan kondisi kering seperti saat ini bisa dipergunakan sebagai kesempatan melakukan persiapan. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 64
    BKP5K KSB Masih Larang Petani MenanamTaliwang, KOBAR  - Meski berdasarkan perhitungan petani hujan akan segera turun, Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP5K) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masih melarang petani untuk mulai menanam. Kepala BKP5K KSB Ir Mansyur Sofyan MM mengatakan, melalui penyuluh di lapangan pihaknya tetap menekankan kepada petani agar menunda…
  • 42
    Petani yang Merasakan Dampak Kekeringan Nihil?Kasus kekeringan memang dirasakan secara nasional, namun berapa petani yang merasakan dampak kekeringan belum pernah terdata dan diekspos, padahal mereka harus dipikirkan oleh pemerintah dalam bentuk bantuan, sehingga akibat dampak tersebut tidak berimbas pada kerugian ekonomi yang terlalu besar. **
  • 37
    Kerugian Petani KSB Akibat Gagal Panen Ditanggung Asuransi PertanianTaliwang, KOBAR - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyebabkan sebagian besar lahan pertanian di KSB mengalami puso. Belum lagi ancaman banjir, dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang sulit ditebak, membuat para petani rawan gagal panen. Oleh karena itu, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) setempat, mengupayakan…
  • 35
    Pemerintah Anggarkan Rp 1 Miliar Untuk Tata Mantar dan LeboTaliwang, KOBAR - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) telah mendapatkan jatah anggaran di APBD KSB 2015, sebesar Rp 1 miliar untuk penataan Desa Mantar dan Lebo Taliwang. Kepala Disparekraf Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H Taufiqurrahman SIP MM, kepada media ini rabu 10/12 kemarin mengatakan, uang yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja…
  • 34
    Gubuk Andi Akim Di Poto Batu akan DirelokasiTaliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan melakukan relokasi gubuk yang ditempati Andi Akim yang berada di areal rekreasi Poto Batu. Sebelum dilakukan relokasi, pemerintah akan bertanggung jawab terlebih dahulu untuk pembangunan rumah di atas tanah yang juga menjadi tanggung jawab pemerintah, hanya saja belum ada keputusan mengenai lokasi…
  • 34
    5 Ribu Hektar Sawah di KSB DiasuransikanTaliwang, KOBAR - Sebanyak 5.000 hektar lahan pertanian di bumi pariri lema bariri dipastikan akan mendapatkan asuransi dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Asuransi tersebut diperuntukkan bagi lahan pertanian yang rawan gagal panen di Musim Tanam I (MT I). Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan), Ir IGB Sumbawanto MSi, mengatakan,…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

× Advertisement
× Advertisement