Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 13 Nov 2014

Bupati Usulkan Perda Mercury


Bupati Usulkan Perda Mercury Perbesar

Taliwang, KOBAR – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM mewacanakan perlunya Peraturan Daerah (Perda) tentang mercury. Produk hukum itu akan mengeliminir peredaran zat kimia berbahaya, termasuk untuk mengantisipasi tingkat pencemaran lingkungan.

Ada beberapa pertimbangan sehingga muncul rencana perlu ditetapkan sebuah aturan yang mengatur peredaran zat kimia, terutama adanya indikasi bahwa Bumi Pariri Lema Bariri untuk saat ini sudah masuk kategori tercemar. Untuk mengantisipasi tingkat pencemaran dipandang perlu ada aturan yang mengaturnya, termasuk sanksi bagi yang melanggar nantinya.

Beberapa kesempatan, Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB pernah mengaku bahwa dirinya sempat melakukan pengujian kandungan mercury dalam dirinya. Hasil pengujian itu menunjukan bahwa tingkat atau kandungan mercury dalam dirinya sudah diambang batas. “Saya sendiri pernah melakukan pengujian kandungan mercury dalam diri, dimana hasilnya sudah tinggi kandungannya atau sudah diambang batas,” ucap Kyai Zul.

Disampaikan juga, jika KSB berada di Amerika, maka penduduknya sudah layak untuk dievakuasi keluar dari daerah, karena lingkungan kita saat ini juga sudah dianggap tinggi tingkat pencemarannya. “Kalau kita berada di luar negeri, maka badan kesehatan dunia akan memberikan rekomendasi untuk dievakuasi penduduknya, lantaran lingkungan tempat tinggal sudah tercemar,” bebernya.

Langkah yang akan segera dipikirkan sekarang ini adalah mengeleminir tingkat pencemaran. Salah satu tahapan penting yang perlu dipahami bersama adalah kesadaran bersama menjaga lingkungan, sehingga pemerintah harus membuat aturan tentang peredaran zat kimia berbahaya seperti mercury. “Saya harap dalam waktu dekat ada Perda yang ditetapkan tentang larangan atau mekanisme pengaturan peredaran mercury,” lanjut Kyai Zul beberapa waktu lalu.

Selain itu Kyai Zul juga mengaku akan mengatur tentang penambangan yang dilaksanakan rakyat saat ini, agar tidak berpotensi merusak lingkungan. Salah satu opsi yang akan dilalukan adalah ketersediaan perusahaan yang akan melakukan pengolahan terhadap hasil tambang masyarakat, dimana perusahaan itu harus melakukan pengolahan tanpa merusak lingkungan atau tidak menggunakan zat kimia berbahaya.

Pembuktian bahwa olahan itu tidak menggunakan zat kimia dan limbahnya tidak merusak lingkungan, akan dilakukan uji coba dengan pembuatan tambak atau kolam ikan. Jika ikan yang dipelihara itu mengandung zat kimia, maka perusahaan yang dimaksud tidak menjaga lingkungan. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 58
    PETI Seluruh KSB Segera DitertibkanTaliwang, KOBAR - Maraknya Penambangan Tanpa Izin (PETI) kurun waktu terakhir ini, membuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kelabakan dan dipaksa untuk putar otak. Maklum dampak lingkungan yang ditimbulkan PETI sangat meresahkan dan berimbas panjang. Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, belum lama ini, menyampaikan, bahwa dirinya baru…
  • 50
    Tahun Ini KSB Harus Dinyatakan Bebas MercuryTaliwang, KOBAR - Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) harus bisa ditetapkan sebagai daerah yang bebas dari zat kimia berbahaya, termasuk mercury yang diketahui cukup banyak dipergunakan oleh para pelaku penambang liar. Rencana pemerintah pada akhir tahun 2014 ini, pernyataan KSB bebas mercury harus diraih. Pemerintah KSB melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) saat ini…
  • 50
    DPRD KSB Usulkan Pemberhentian Bupati dan WabupTaliwang, KOBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Jum’at, 3/7, menggelar sidang paripurna istimewa dengan menyampaikan pengumuman usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati periode 2010-2015. Sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD KSB, Muhammad Nasir ST MM, itu adalah rangkaian kegiatan yang harus digelar menjelang…
  • 49
    Bupati Tunda Tutup PETITaliwang - Penyelesaian terhadap Penambangan Tanpa Ijin (PETI) yang selama ini berlangsung dan terindikasi kuat berakibat pada rusaknya lingkungan menuai pro dan kontra. Sehingga langkah dialog adalah pilihan bijak yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Sumbawa Barat saat menerima massa pro PETI di halaman…
  • 47
    Bupati Warning Pimpinan SKPDTaliwang, KOBAR - Pelaksanaan mutasi pada selasa 16/9 kemarin dimanfaatkan oleh Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM untuk memberikan perintah yang wajib dilaksanakan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada penghujung tahun 2014. Hampir seluruh SKPD yang mendapat perintah langsung seperti, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan…
  • 47
    PBB Cari Calon Bupati KSBTaliwang, KOBAR - Partai Bulan Bintang (PBB) dipastikan akan mengusung calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar Juni 2015 mendatang. Soal versi pelaksanaan tidak menjadi soal, yang pasti siapa yang lebih banyak mendapat dukungan masyarakat akan menjadi calon utusan PBB, baik itu kader…
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM