Taliwang, KOBAR – Pembangunan fisik sekolah dalam rangka membuka akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bisa dikatakan sudah rampung, jadi Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 akan konsentrasi melaksanakan Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Kepala Dikbudpora KSB, Drs Mukhlis MSi yang dikonfirmasi melalui selularnya rabu 19/11 kemarin mengaku, konsentrasi melaksanakan SNP sama halnya merancang peningkatan mutu pendidikan, dimana baru dikatakan terjadi peningkatan mutu pendidikan setelah melaksanakan 8 standar yang tertuang dalam SNP sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 15 tahun 2005.
“Program yang akan kita usulkan untuk tahun 2015 lebih fokus pada peningkatan mutu pendidikan, karena memang Dikbudpora tidak lagi terlalu berkutat seputar pembangunan fisik sekolah, meskipun masih ada usulan pembangunan fisik sekolah,” tandas Mukhlis.
Masih keterangan Mukhlis, 8 standar yang harus dipenuhi untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah, standar proses, standar isi, standar pembiayaan, standar penilaian, standar pengelolaan, standar sarana dan prasarana (Sapras), standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) dan standar kompetensi kelulusan. “Jika kita sudah melaksanakan dan memenuhi 8 standar itu, maka kita telah melaksanakan atau meningkatkan mutu pendidikan,” lanjut Mukhlis.
Menyinggung soal fisik atau sarana pendidikan, Mukhlis mengaku bahwa saat ini jumlah Sekolah Dasar (SD) sudah mencapai 105 unit sekolah, jadi tahun depan akan diusulkan untuk pembangunan SD di Dusun Mekar Sari Desa Manemeng kecamatan Brang Ene. Jika usulan itu terpenuhi, maka kebutuhan pembangunan sekolah sudah dinyatakan rampung.
Sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), di Bumi Pariri Lema Bariri telah terbangun 35 SMP baik yang status negeri maupun swasta. Jumlah itu sudah dinyatakan cukup, namun hasil evaluasi terakhir yang telah dilakukan, bahwa dipandang perlu untuk mengusulkan pembangunan satu sekolah lagi yang direncanakan penempatannya di Desa Senayan. “Kita juga memiiki Sekolah Satu Atap (Satap) yang ditempatkan di Mataiyang, Mantar, Talonang Baru, Rarak dan Jelengah,” beber Mukhlis.
Sementara untuk Sekolah Menengah Atas (SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dianggap sudah cukup dan saat ini telah berjumlah 18 unit SMA/SMK.
Mukhlis juga memastikan bahwa kondisi ruang kelas masing-masing sekolah dalam kondisi baik, namun untuk tahun 2015 tetap akan diusulkan untuk dilakukan rehab ringan pada sejumlah ruang kelas yang hasil verifikasi terakhir mengalami kerusakan. “Hanya rusak ringan saja yang terjadi di beberapa sekolah baik tingkat SD sampai SMA,” ungkapnya. (kimt)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 77
Taliwang, KOBAR - Pembangunan fisik sekolah dalam rangka membuka akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bisa dikatakan sudah rampung, jadi Dinas Kebudayaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 akan konsentrasi melaksanakan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kepala Dikbudpora KSB, Drs Mukhlis… - 52
Taliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM memastikan jika pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 mendatang tidak ada lagi program pemberian bantuan dengan dalih apapun juga. Menurut orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu, pada tahun mendatang pemerintah KSB… - 50
Taliwang, KOBAR - Anggaran untuk pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 sebesar Rp. 29 miliar lebih. Jumlah itu dianggap belum bisa menyelesaikan tahapan pembangunan RSUD. Untuk pembangunan pada sisi timur yang tidak bisa tergarap pada tahun ini, pemerintah… - 50
Taliwang, KOBAR - Seluruh sekolah berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan mulai libur pada 29 Juni mendatang. Ketetapan liburan itu telah tertuang dalam keputusan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) dengan Nomor 042.2/1845/Dikbudpora/2015. Dalam surat edaran tersebut disampaikan juga adanya perubahan hari pertama masuk sekolah untuk semester… - 48
Taliwang, KOBAR - Setiap tahun anggaran, Dinas Kebudayaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) tetap mengajukan anggaran untuk perbaikan ruang kelas sekolah, pembangunan kelas baru, sehingga sampai tahun ini bisa dipastikan bahwa tidak ada sekolah yang mengalami rusak berat, tetapi tahun 2015 tetap akan diajukan rehab terhadap beberapa sekolah yang telah mengajukan… - 47
Kadis Dikpora: Guru Adalah Profesi, Maka Harus Profesional Taliwang - Tahun ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sumbawa Barat menyerahkan sertifikat sertifikasi kepada 130 guru yang lulus ujian sertifikasi pada tahun 2011, di Grand Royal Hotel Taliwang, Rabu (15/03). “Dahulu guru merupakan pekerjaan yang selalu melambangkan keprihatinan, tapi…
Komentar