Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 27 Des 2014

Direktur RSUD KSB Undur Diri


Direktur RSUD KSB Undur Diri Perbesar

Taliwang, KOBAR – Berbagai persoalan yang muncul ditengarai sebagai alasan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dr Hj Dwidia Mertasari mengajukan pengunduran diri.

Pengajuan pengunduran diri direktur RSUD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu masih dalam lisan atau belum disampaikan secara tertulis kepada Bupati KSB, sehingga belum diberikan persetujuan atau tanggapan atas permohonan tersebut, namun yang pasti rencana pengunduran diri telah disampaikan langsung yang bersangkutan kepada Bupati KSB.

“Memang direktur RSUD telah mengajukan pengunduran diri secara lisan, jadi saya sekarang menunggu surat resmi dari yang bersangkutan,” terang Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai membuka secara resmi acara musyawarah cabang (Muscab) partai Bulan Bintang (PBB) sabtu 20/12 kemarin.

Kyai Zul sapaan akrab orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu juga tidak mengelak bahwa permohonan pengunduran diri itu berkaitan dengan beberapa masalah yang muncul. “Anda sendiri tahu bahwa ada beberapa persoalan yang muncul berhubungan dengan RSUD dalam beberapa hari lalu, jadi masalah itu sendiri yang menjadi pemicu adanya pengunduran diri tersebut,” lanjutnya.

Kyai Zul tidak memberikan keterangan secara rinci bentuk sikap dan tanggapan terkait dengan permohonan tersebut, karena sampai saat itu belum menerima surat resmi dari yang bersangkutan. “Permohonan pengunduran diri masih dalam bentuk lisan, bukan pernyataan tertulis, jadi saya masih tunggu surat resminya,” ungkapnya.

Meskipun permohonan pengunduran diri direktur RSUD masih dalam bentuk lisan, namun dalam internal RSUD sudah menjadi bahan pembicaraan, karena yang bersangkutan sendiri pernah melontarkan beberapa bahasa yang disimpulkan akan meninggalkan RSUD KSB, bahkan saat ini sudah mulai disebut-sebut siapa penggantinya, termasuk muncul beberapa pertanyaan apa yang menjadi penyebab, karena diyakini bahwa ada persoalan dalam internal juga.

Sayangnya, media ini belum bisa mendapat keterangan langsung dari yang bersangkutan untuk meminta penjelasan atau alasan ingin meninggalkan jabatan sebagai direktur RSUD.

Sebagai informasi, direktur RSUD merupakan pejabat pertama yang mengajukan pengunduran diri atau tidak ingin melanjutkan pekerjaan pada jabatan yang diemban setelah Bupati KSB menyampaikan kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja (Satker) yang merasa tidak mampu untuk mengajukan pengunduran diri. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 64
    2015, Program Bantuan HilangTaliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM memastikan jika pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 mendatang tidak ada lagi program pemberian bantuan dengan dalih apapun juga. Menurut orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu, pada tahun mendatang pemerintah KSB…
  • 63
    Bupati KSB: Dila Leman, Tradisi Ramadhan di Sumbawa Barat yang Mesti DilestarikanTaliwang - Dila Leman adalah tradisi warga Sumbawa Barat pada setiap ramadhan. Dahulu, tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk menyalakan penerangan dengan menggunakan lampu minyak tanah alias pelita. Pelita ini diletakkan di depan rumah warga pada sepuluh malam terakhir dan setiap malam ganjil. Kegiatan ini dilakukan untuk mengingatkan, bahwa setiap malam…
  • 62
    Bupati KSB Harap Anggota DPRD KSB Jadi Mitra TerbaikTaliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM berharap kepada 25 orang anggota DPRD KSB yang dilantik menjadi mitra kerja terbaik eksekutif dalam melaksanakan roda pemerintahan. Diingatkan Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB, anggota DPRD adalah bagian dari pemerintahan yang tidak bisa terpisahkan, karena eksekutif…
  • 60
    Kyai Zul Curhat Saat Pelaksanaan Progress ReportTaliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM saat pelaksanaan progress report bukan hanya menyampaikan capain kinerja selama setahun, tetapi juga menyampaikan permohonan maaf, jika selama menjabat sebagai Bupati telah melakukan berbagai kesalahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun kedholiman yang tidak disengaja. Bahkan pada…
  • 60
    2015 Ada Lagi Anggaran RSUDTaliwang, KOBAR - Anggaran untuk pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 sebesar Rp. 29 miliar lebih. Jumlah itu dianggap belum bisa menyelesaikan tahapan pembangunan RSUD. Untuk pembangunan pada sisi timur yang tidak bisa tergarap pada tahun ini, pemerintah…
  • 58
    Bupati KSB Pastikan Tugu Syukur Selesai Saat HarlaTaliwang, KOBAR - Kondisi tugu syukur yang berada dalam lingkup perkantoran Kemutar Telu Center (KTC) seperti tidak terurus pasca dilakukan pembongkaran lantai dan pelatarannya, bahkan lokasi itu sendiri sudah tidak menjadi tempat tongkrongan masyarakat baik saat sore maupun malam harinya. Meskipun tidak ada aktifitas pembangunan di lokasi itu, Bupati Kabupaten Sumbawa…
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM