Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 10 Feb 2015

Pemerintah Kejar PAD Rp 500 Juta dari Tenaga Kerja Asing


Pemerintah Kejar PAD Rp 500 Juta dari Tenaga Kerja Asing Perbesar

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) akan menggenjot secara maksimal realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari keberadaan tenaga kerja asing, baik yang bekerja dalam areal lingkar tambang maupun yang beraktifitas di luar lingkar tambang.

Kepala Disosnakertrans, H Abdul Hamid MPd, kepada media ini menuturkan, jumlah realisasi retribusi dengan acuan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ijin Perpanjangan Tenaga kerja Asing (IMTA) untuk tahun 2014 mencapai Rp 325 juta atau 65 persen dari target Rp 500 juta. “Tahun kemarin hanya realisasi 65 persen, tahun ini harus dimaksimalkan, mungkin bisa mencapai target,” ucapnya.

Masih keterangan H Hamid, penarikan retribusi yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hanya saat tenaga kerja asing itu memperpanjang ijin kerjanya, karena untuk ijin awal penetapan kerja bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Tidak semua tenaga kerja asing bisa ditarik retribusinya, karena yang menjadi kewenangan daerah hanya kepada mereka yang memperpanjang ijin saja,” lanjutnya.

Bagaimana sistem perhitungan besarnya retribusi yang dibebankan. H Hamid mengaku dalam perda IMTA tertera jelas bahwa tenaga kerja asing ditarik sebesar US$ 100 setiap orang perbulannya. Pembayaran dilakukan oleh perusahaan yang bertanggung jawab terhadap tenaga kerja asing langsung ke rekening kas daerah, sementara Disosnakertrans hanya diberikan salinan bukti telah melakukan pembayaran atas kewajiban tersebut.

Tahun 2015 ini, H Hamid mengaku kembali menargetkan PAD dari retribusi IMTA sebesar Rp 500 juta. Disosnakertran tidak bisa menargetkan PAD terlalu besar, mengingat jumlah tenaga kerja asing hasil pendataan terakhir berjumlah kisaran 70-100 orang. “Harapan bisa mencapai target untuk tahun ini, sehingga kami akan lebih serius menggenjotnya,” pungkasnya. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 48
    Newmont Menuntut Ganti Rugi PemerintahJakarta, KOBAR - Perseteruan antara PT Newmont Nusa Tenggara dengan pemerintah Indonesia terkait izin ekspor masih berlangsung. Kondisi diperparah dengan diajukannya gugatan arbitrase oleh Newmont terhadap pemerintahan Indonesia. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menuturkan pihaknya tidak melihat niat baik dari Newmont lantaran disaat Newmont hendak berbicara membahas permasalahan tersebut, secara bersamaan Newmont…
  • 47
    Kyai Zul Minta Newmont PekaTaliwang, KOBAR - PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) diminta lebih peka dengan kondisional daerah pasca telah dicabut gugatan arbitrase, terutama pada proses perekrutan kembali tenaga kerja, jika perusahaan sudah mulai beroperasi. “Saya minta Newmont lebih peka,” tegas Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH MM selasa kemarin. Masih keterangan Kyai Zul…
  • 47
    F-PAN Awasi Penerbitan SKTTTaliwang, KOBAR - Langkah yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan memberikan denda maksimal terhadap para pekerja asing yang terlambat melakukan pengurusan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) mendapat dukungan dari Fraksi Partai Amanan Nasional (F-PAN). F-PAN juga mengaku akan melakukan pengawasan terhadap mekanisme penarikan SKTT, sehingga tenaga kerja asing tidak…
  • 46
    Newmont Buang Air Asam Tambang Ke LautTaliwang, KOBAR - Air asam tambang yang tertampung di bendungan santong 3 sudah pada ambang batas ketinggian atau hampir meluap, sehingga PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengambil langkah dengan membuang melalui pipa tailing ke dalam laut. Informasi yang dihimpun media ini, ketinggian air yang mengandung zat kimia berbahaya itu sudah mencapai…
  • 46
    Trakindo PHK Karyawan OJTTaliwang, KOBAR - Keputusan managemen PT. Trakindo Utama untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 13 orang karyawan yang masih dalam status On Job Training menjadi perhatian serius Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans), apalagi karyawan itu sendiri telah melaporkan secara langsung kasus tersebut. Atas laporan itu, Kabid Hubungan Industrian…
  • 44
    Masyarakat Klaim, Lahan Tongo 2 SP3 Tanah UlayatTaliwang, KOBAR - Lahan yang akan dipergunakan untuk menanam sisal di Tongo 2 SP3 kecamatan Sekongkang diklaim masyarakat merupakan tanah adat (ulayat), bahkan bukti yang memperkuat telah disampaikan kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat (Disosnakertran KSB). Rusdiansyah selaku wakil ketua komunitas ulayat Talonang melalui selularnya senin 22/9…
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM