Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 22 Feb 2016

Pol PP KSB Gulung Spanduk Liar


Pol PP KSB Gulung Spanduk Liar Perbesar

Taliwang, KOBAR – Keberadaan spanduk atau baliho bertendensi provokatif yang terpasang di titik strategis jantung kota Taliwang Sumbawa Barat tak cuma memicu keresahan warga. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat pun dibikin geram dengan spanduk yang ditengarai dipasang salah satu kelompok Ormas tersebut. Petugas penegak Perda ini bahkan bersikap tegas dengan akan menertibkan spanduk tersebut.

“Ya, kita akan tertibkan karena selain bernada provokatif dan dapat memancing keresahan masyarakat, pemasangannya juga melanggar aturan alias tidak memiliki izin,” kata Kepala Sat Pol PP Sumbawa Barat, Agus Hadnan S.Pd.

Agus tidak membantah spanduk/baliho berbau provokatif tersebut sudah cukup lama terpasang. Belakangan baru diketahui jika pemasangannya juga tanpa pemberitahuan maupun persetujuan dari dinas terkait.

“Aturannyakan sudah ada, dimana pemasangan spanduk maupun baliho itu terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dari pemerintah setempat melalui dinas terkait. Harus juga dipahami semestinya pemasangan spanduk dan sejenisnya mengikuti prosedur dan aturan yang telah ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2015, tentang ketertiban umum dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Agus kembali menegaskan akan segera menertibkan spanduk bernada provokatif tersebut. Apalagi pihaknya cukup banyak menerima pengaduan mengenai keberadaan spanduk tersebut, utamanya tentang isi maupun tulisan yang terkandung di dalamnya.

“Apapun itu,  yang  melanggar Perda tentu akan kita sikapi secara tegas,” tukasnya.

Sebagai pihak yang menjadi garda terdepan dalam menegakkan produk hukum yang dilahirkan pemerintah, Pol PP Sumbawa Barat berkomitmen akan tetap mengawalnya. Karena itu Agus berharap agar masyarakat, selalu taat dan menjalankan aturan yang ditetapkan pemerintah. Apalagi warga masyarakat Sumbawa Barat diketahuinya sebagai masyarakat yang cerdas, taat hukum dan tidak cepat terpengaruh provokasi.

‘’Jadi, kedepan kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang melanggar segala aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Termasuk tidak lagi memasang spanduk yang berbau provokatif yang tujuannya untuk menghasut orang lain,’’ demikian Agus Hadnan. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 52
    PETI Seluruh KSB Segera DitertibkanTaliwang, KOBAR - Maraknya Penambangan Tanpa Izin (PETI) kurun waktu terakhir ini, membuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kelabakan dan dipaksa untuk putar otak. Maklum dampak lingkungan yang ditimbulkan PETI sangat meresahkan dan berimbas panjang. Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, belum lama ini, menyampaikan, bahwa dirinya baru…
  • 51
    Progress Report Bakal Moment DeklarasiTaliwang, KOBAR - Momentum progress report bakal kembali dimanfaatkan oleh kandidat calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mendeglarasikan diri. Kesempatan progress report tahun sebelumnya pernah dimanfaatkan wakil Bupati KSB, Drs H Mala Rahman untuk menyampaikan kesiapan berlaga pada pesta demokrasi yang akan dihelat pada tahun 2015 mendatang. Indikasi pemanfaatan momentum…
  • 49
    Piala Adipura Masih Jauh“Bupati Targetkan Adipura Tahun 2020” Taliwang, KOBAR - Hingga menjelang usianya yang ke 15 tahun, Piala Adipura yang 4 tahun silam pernah diidamkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum juga terwujud. Pada tahun 2017, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kembali menggaungkan hal itu. Dan Bupati telah memasang…
  • 48
    Bupati KSB Harap Anggota DPRD KSB Jadi Mitra TerbaikTaliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM berharap kepada 25 orang anggota DPRD KSB yang dilantik menjadi mitra kerja terbaik eksekutif dalam melaksanakan roda pemerintahan. Diingatkan Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB, anggota DPRD adalah bagian dari pemerintahan yang tidak bisa terpisahkan, karena eksekutif…
  • 47
    Spanduk Kritik Pemerintah Diturunkan Pol PPTaliwang, KOBAR - Beberapa spanduk yang dinilai mengeritik pemerintah dan telah terpasang beberapa hari lalu itu diturunkan Polisi Pamong Praja (Pol PP). Pihak Pol PP beralasan, bahwa tindakan itu dilakukan bukan karena spanduk itu mengeritik pemerintah, tetapi karena lokasi pemasangan spanduk yang melanggar aturan. Lokasi pemasangan spanduk bertuliskan “Stop investasi pariwisata…
  • 47
    Pilkades Serentak di KSB Terancam GagalTaliwang, KOBAR - Kendati Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 16 Desa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah ditetapkan Oktober 2016 mendatang, namun evaluasi Peraturan Daerah (Perda) Pilkades yang mengatur tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa hingga kini belum dituntaskan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB). Imbasnya, pelaksanaan Pilkades…
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM