Hatta: Pemerintah Harus Fasilitasi SMK Sepenuh Hati
Taliwang, KOBAR – Pendidikan merupakan cara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga bangsa menjadi lebih maju dan disegani oleh negara-negara lain di tingkat internasional. Sekolah merupakan jawaban dan sebagai sarana serta wadah bagi semua unsur pendidikan untuk menyelenggarakan pendidikan tersebut. Meski kewenangan satuan pendidikan SMA/SMK ditarik ke Provinsi, namun kewajiban Dinas Kebudayaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Sumbawa Barat untuk tetap melakukan penataan sektor pendidikan dari berbagai aspek guna menunjang kualitas pendidikan yang lebih baik tak boleh diabaikan. Terlebih soal penataan jurusan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Anggota Komisi I DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Hatta, menyatakan, penataan jurusan yang diterapkan sekolah kejuruan di Sumbawa Barat dinilainya belum memenuhi kebutuhan bursa kerja sesuai potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki daerah.
“Instansi juga belum berfikir bagaimana langkah mempersiapkan SDM sekolah kejuruan ketika lulus nanti agar langsung diterima di sejumlah perusahaan pencari kerja,” timpalnya.
Selain itu, perhatian instansi terhadap sekolah kejuruan dipandangnya belum optimal, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana penunjang alat praktik.
Menurutnya, kurikulum pendidikan kejuruan dalam implementasi kegiatan pembelajaran perlu didukung oleh fasilitas belajar yang memadai, karena untuk mewujudkan situasi belajar yang dapat mencerminkan situasi dunia kerja secara realistis dan edukatif, diperlukan banyak perlengkapan, sarana dan perbekalan logistik.
“Bengkel kerja dan laboratorium adalah kelengkapan utama dalam sekolah kejuruan yang harus ada sebagai fasilitas bagi peserta didik di dalam mengembangkan kemampuan kerja sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri,” terangnya.
Hal ini juga kata Hatta sangat krusial dan penting dilakukan karena sarana dan prasarana sekolah adalah hal yang sangat pokok dalam penciptaan kesuksesan belajar mengajar di sekolah. Pengadaan alat-alat praktek serta laboratorium praktek yang dapat menunjang pengaplikasian teori ke dalam dunia realita adalah sangat mutlak dilakukan dalam pembelajaran kejuruan di SMK.
“Jika ini terpenuhi maka output lulusan SMK tidak hanya mengetahui dan memahami akan suatu teori belaka, tetapi dapat lebih interaktif mengimplementasikan teori-teori yang didapat dalam hubungannya dengan dunia kerja dan dunia nyata yang secara harfiah SMK menciptakan lulusan yang trampil dan siap kerja,” jelasnya.
Sekolah kejuruan tidak hanya diarahkan untuk mewujudkan tenaga-tenaga terampil yang siap bekerja, melainkan juga diharapkan mampu mengisi peluang dunia kerja di sektor Industri UKM.
Karena itu, diharapkan Dinas terkait agar mempersiapkan sarana pendidikan yang refresentatif demi terciptanya SDM yang siap pakai.
“Persoalan ini harus menjadi konsentrasi semua pihak agar sarana dan prasarana pendukung sekolah kejuruan dapat terpenuhi sesuai kebutuhan sekolah,” tandasnya. (ktas)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 48
Taliwang, KOBAR - Sejumlah aset daerah yang masih mangkrak dan belum dimanfaatkan, menjadi perhatian serius para wakil rakyat di Bertong. Kinerja Pemerintah dipertanyakan, karena hingga saat ini, sejumlah rekomendasi mereka terkait sejumlah aset potensial yang dimiliki daerah tak kunjung bergeliat dan menjadi pundi bagi daerah. “DPRD melalui komisi teknis, dalam hal… - 45
Taliwang, KOBAR - Pendapatan tambahan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) berupa Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bakal tidak bisa terbayarkan untuk saat ini, lantaran pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengalami defisit anggaran yang cukup besar, termasuk program yang masuk dalam aspirasi anggota DPRD KSB pun terancam dicoret dalam APBDP 2015. Program kegiatan… - 44
Taliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM berharap kepada 25 orang anggota DPRD KSB yang dilantik menjadi mitra kerja terbaik eksekutif dalam melaksanakan roda pemerintahan. Diingatkan Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB, anggota DPRD adalah bagian dari pemerintahan yang tidak bisa terpisahkan, karena eksekutif… - 44
Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Seteluk hingga saat ini dilaporkan belum mencapai kata sepakat atas penentuan batas Kecamatan antara Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang dan Desa Meraran Kecamatan Seteluk. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Sumbawa Barat, M Endang Arianto SSos MM, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebenarnya telah memberikan kewenangan kepada kedua… - 43
Taliwang, KOBAR - Keputusan rapat paripurna DPR RI bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak dilakukan secara langsung telah merubah peta politik di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), termasuk mengecilkan peluang para bakal calon yang sudah menyatakan diri siap maju pada pesta demokrasi yang akan dilaksanakan Juni 2015 mendatang. Seperti informasi yang… - 43
Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bukan sekedar memberikan apresiasi kepada siswa dan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan sejumlah uang sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi yang telah ditorehkan. Mereka yang akan mendapatkan hadiah uang adalah yang berprestasi mulai dari tingkat provinsi sampai nasional. Momentum penyerahan uang pembinaan itu sendiri…
Komentar