Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 15 Apr 2016

Sutet PLTU Kertasari Masih Terkendala Lahan


Sutet PLTU Kertasari Masih Terkendala Lahan Perbesar

Taliwang, KOBAR – Pembangunan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PTPLN) yang akan beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat pada sejumlah lokasi sejauh ini masih terkendala  pembebasan lahan. Rata-rata pemilik lahan enggan melepas tanah mereka sesuai harga beli PTPLN.

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumbawa Barat, M Endang Arianto SSos MM, tidak menyangkal, belum rampungnya pembangunan Menara Sutet tersebut karena masih terkendala masalah harga pembebasan lahan.

Menurutnya, jika pihak PTPLN sebelumnya berkoordinasi dengan pemerintah setempat, mungkin proses pembebasan dan pembangunannya telah tuntas.

“Setelah ada masalah mereka baru berkoordinasi dengan kita (Pemerintah, red) meminta memfasilitasinya dengan pemilik lahan,” ungkapnya.

Sejauh ini lanjut Endang, masih ada sekitar 18 titik Menara Sutet yang belum dibebaskan lahannya. Tersebar di sejumlah lokasi meliputi, Desa Perjuk Kecamatan Taliwang, Desa Senayan Kecamatan Seteluk dan Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano.

Terhadap persoalan tersebut,  Pemkab Sumbawa Barat berkomitmen akan membantu PTPLN menyelesaikannya.

“Kita telah sepakat untuk menyelesaikannya secara bersama-bersama, dengan harapan sarana pendukung utama operasional PLTU segera rampung,” terangnya.

Langkah yang akan ditempuh dalam menyelesaikan pembebasan tanah tersebut dengan melibatkan warga pemilik lahan. Ruang mencapai kata sepakat masih terbuka lebar. Apalagi pembangunan Menara Sutet tersebut untuk mendukung kemajuan pembangunan daerah.

“Saya pikir ini masalah komunikasi saja. Masyarakat atau pemilik lahan tentu akan menerimanya jika disampaikan dengan cara yang benar,” ujarnya.

Perkembangan kebutuhan energi listrik di Kabupaten Sumbawa Barat sejauh ini memang semakin meningkat, seiring geliat investasi yang juga meningkat. Apalagi, ketersediaannya masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 54
    Kontraktor PLTU Kertasari Abai Bayar Pajak Galian CTaliwang, KOBAR - Meski proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di desa Kertasari telah memasuki tahun ketiga. Ternyata hingga kini proyek yang dikerjakan oleh kontraktor asal Tiongkok tersebut belum juga pernah membayar pajak galian C kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Berdasarkan perkiraan perhitungan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)…
  • 54
    Geram Listrik Padam Melulu, DPRD KSB Akan Panggil PLNTaliwang, KOBAR - Meningkatnya frekwensi pemadaman listrik yang terjadi di Sumbawa Barat beberapa bulan terakhir, menjadi atensi khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat. Ketua Komisi III DPRD Sumbawa Barat, Dinata Putrawan ST, menyatakan, permasalahan peningkatan frekwensi mati listrik bukanlah sekedar permasalahan biasa. Mengingat, pemadaman listrik tidak terjadwal PLN…
  • 54
    Krisis Listrik Hambat Investasi di KSBKrisis energi listrik di negara ini telah menjadi persoalan yang berlarut-larut dan tak juga tampak penyelesaian yang cepat dan tepat. Harus diakui bahwa Salah satu kelemahan infrastruktur yang paling menghambat pembangunan di daerah adalah krisis energi listrik. Meski pertumbuhan investasi digenjot, ujung-ujungnya para investor selalu mengeluhkan krisis pasokan listrik yang…
  • 53
    Bappeda Tak Perkenankan PLTU Bangun JettyTaliwang, KOBAR - Permintaan perwakilan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) agar diberikan ijin lokasi pembangunan Jetty atau pelabuhan yang bakal menjadi pintu masuk pengangkutan material batu bara kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap bakal tidak direspon, karena pembangunan tambatan di perairan yang berfungsi untuk sandaran kapal tongkang…
  • 52
    Jalur Kabel Transmisi PLTU Kertasari Terkendala LahanTaliwang, KOBAR - Jalur kabel transmisi milik Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berada di Kertasari akan melewati perkampungan dan perkebunan milik warga, sehingga akan menjadi kendala dalam penyelesaiannya, karena pemilik lahan minta ganti rugi sampai pada angka yang sangat besar. Informasi yang berkembang, nilai ganti rugi yang diminta pihak pemilik…
  • 51
    PT Mirambi Energi Lalai, Karyawan Ancam Mogok KerjaTaliwang, KOBAR - Lima puluh lebih karyawan PT. Mirambi Energi datangi kantor PLN UPK Tambora Sumbawa Barat, mereka menuntut hak mereka dari pihak management perusahaan agar segera diselsaikan. Seperti tunggakan BPJS Kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, upah lembur reguler serta Alat Pelindung Diri (APD). "Kami menuntut penunggakan yang selama ini tidak pernah…
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM