Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 24 Jun 2016

Sejumlah Plafon RSUD Asy-Syifa’ Terancam Ambruk


Sejumlah Plafon RSUD Asy-Syifa’ Terancam Ambruk Perbesar

“Komisi III Akan Panggil DPU dan Managemen RSUD”

Taliwang, KOBAR – Komisi III DPRD Sumbawa Barat memastikan dalam waktu dekat ini akan memangil Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dalam kaitan mengklarifikasi proses pembangunan gedung RSUD Asy-Syifa’. Menyusul item bangunan berupa plafon gedung tersebut yang kerap mengalami kerusakan.

Ketua Komisi III DPRD Sumbawa Barat, Dinata Putrawan ST, mengatakan, sejak gedung baru tersebut resmi ditempati, masalah kerusakan plafon selalu menjadi laporan managemen RSUD. Secara fisik konstruksi dari item bangunan tersebut bahkan diduga telah terjadi kesalahan pada proses pembangunannya.

“Karena persoalan ini menyangkut fasilitas pelayanan dasar bagi masyarakat yang harus dijamin kenyamanan dan keamanannya dari segala aspek, maka kami akan memanggil dinas terkait. Termasuk pihak managemen RSUD untuk dimintai keterangannya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Ia juga mengaku akan mengklarifikasi persoalan yang kini berkembang di tengah masyarakat yakni, mengenai asal muasal anggaran yang digunakan untuk membiayai pembangunan plafon tersebut. Rumor yang beredar, konon biaya perbaikan plafon  yang kini tengah dalam proses pengerjaan tersebut ditanggung oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan manajemen RSUD.

Selain itu persoalan lainnya mengenai rumor atas pembayaran kepada pihak rekanan, dimana meski bangunan itu telah selesai dibangun, namun hingga kini Pemkab Sumbawa Barat melalui dinas tehnis belum menyelesaikan pembayarannya sesuai dengan jumlah kontrak kerja.

“Itu rumor yang berkembang saat ini sehingga perlu diklarifikasi dengan dinas terkait. Informasinya, bahkan ada sekitar Rp 2 miliar lebih yang belum dibayarkan ke pihak rekanan,” beber politisi PAN ini.

Menurut Dinata, jika hal itu terbukti benar maka berimplikasi terhadap pengunaan anggaran yang dialokasikan pada tahun anggaran berjalan. Dan ini menjadi ruang bagi rekanan untuk semaunya melakukan hal yang diinginkan.

“Seharusnya dinas tehnis membayar rekanan sesuai nilai kontrak,” imbuhnya.

Terkait pemanggilan manajemen RSUD, lanjutnya, untuk memastikan kondisi terakhir bangunan tersebut. Karena berdasarkan hasil kunjungan pihaknya beberapa waktu lalu, dikhawatirkan plafon di bagian lain akan mengalami kerusakan serupa.

“Yang kami lihat memang seperti itu. Sudah nampak tanda-tanda ada yang akan roboh,” demikian Dinata. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 60
    Komisi III Akan Panggil DPU Soal Proyek Air Bersih Rarak RongesDinata: Semua Pihak Terkait Akan Dimintai Keterangan Taliwang, KOBAR - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbawa Barat mengapresiasi  langkah Kepala Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea, yang sebelumnya telah menyampaikan keluhannya atas tidak berfungsinya jaringan air bersih hasil proyek Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di Desanya. Karena itu keluhan…
  • 56
    Rp 2 Miliar Plafon RSUD Belum Terbayar?Komisi III DPRD Sumbawa Barat dalam waktu dekat ini akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dalam kaitan mengklarifikasi proses pembangunan gedung RSUD Asy-syifa. Menyusul item bangunan berupa plafon gedung tersebut yang kerap mengalami kerusakan. Sejak gedung baru tersebut resmi ditempati, masalah kerusakan plafon memang selalu menjadi laporan manegemen RSUD. Secara…
  • 52
    Amir: Rp 5 Miliar Hanya Untuk Tata Halaman RSUDTaliwang, KOBAR - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 telah menetapkan anggaran untuk pekerjaan lanjutan dalam lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebesar Rp 2,5 miliar atau terpangkas sebesar 50 persen dari estimasi yang ditetapkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Pemangkasan anggaran itu bakal berujung pada tidak dilaksanakan beberapa item…
  • 49
    Proyek Terancam Mangkrak BermunculanPasca berakhirnya tahun anggaran 2015, kembali termonitor oleh Inspektorat Kabupaten (Itkab) beberapa proyek yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015, diduga bermasalah bahkan terancam akan mangkrak. Diantaranya, Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea dan…
  • 48
    2015 Ada Lagi Anggaran RSUDTaliwang, KOBAR - Anggaran untuk pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 sebesar Rp. 29 miliar lebih. Jumlah itu dianggap belum bisa menyelesaikan tahapan pembangunan RSUD. Untuk pembangunan pada sisi timur yang tidak bisa tergarap pada tahun ini, pemerintah…
  • 48
    Komisi III DPRD KSB akan Memperkuat Fungsi PengawasanTaliwang, KOBAR - Rapat internal yang dilaksanakan komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada rabu 1/10 kemarin menyepakati beberapa hal penting, baik akan segera melakukan rapat kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), respon terhadap isu aktual, termasuk akan memperkuat fungsi pengawasannya. Ketua komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan ST…
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM