Taliwang, KOBAR – Sebanyak 5.000 hektar lahan pertanian di bumi pariri lema bariri dipastikan akan mendapatkan asuransi dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Asuransi tersebut diperuntukkan bagi lahan pertanian yang rawan gagal panen di Musim Tanam I (MT I).
Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan), Ir IGB Sumbawanto MSi, mengatakan, Musim Tanam I sangat rentan dengan gagal panen, meski intensitas curah hujan cukup tinggi. Ada beberapa faktor yang kerap menyebabkan gagal panen itu yakni, serangan hama penyakit, wereng hingga banjir.
“Ini kali kedua program Asuransi itu dilaksanakan. Pertama, saat Musim Tanam II (MT II) yang berlangsung pada Musim Kemarau I (MK I) lalu. Asuransi ini diperuntukkan bagi area persawahan yang gagal panen dan diharapkan dapat meringankan kerugian pemilik lahan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, asuransi itu diberi nama Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan mulai diberlakukan pada awal Musim Tanam I yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2016 mendatang. Menurutnya, asuransi tersebut sangat penting bagi petani dalam musim tanam I ini, karena faktor penyakit dan hama diprediksi akan meningkat hingga mengancam produksi pertanian.
“Jika petani gagal panen, mereka bisa mengklaim asuransi tersebut,” jelasnya.
Bagi petani yang ingin mendapatkan asuransi tersebut, bisa segera mendaftarkan diri ke Dinas Hutbuntan untuk diinput datanya. Sebab, pemerintah hanya menyediakan 5.000 Hektar lahan pertanian saja untuk diasuransikan. Setelah mendaftar, petani diminta untuk membayar premi sebesar Rp 36.000 per hektarnya.
“Jika nantinya para petani mengindikasikan tanamannya gagal panen, maka bisa mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 6 juta. Itulah manfaat dari asuransi itu,” bebernya.
Asuransi tersebut penganggarannya bersumber melalui APBDP 2016 sebesar Rp 180 juta. Klaim baru dapat dilakukan setelah padi yang ditanami berumur 10 hari.
“Itu salah satu syaratnya. Jika dibawah usia itu, klaim tidak dapat dilakukan,” demikian Sumbawanto. (ktas/kjon)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 59
Sulaiman: Jangan Melulu Kunjungan Sana Sini, Kita Malah Diabaikan Taliwang, KOBAR - Musim tanam di penghujung tahun 2015 hingga permulaan tahun 2016 ini menjadi momen terberat bagi petani. Bagaimana tidak, fluktuasi cuaca menyebabkan intensitas hujan di Bumi Pariri Lema Bariri semakin jarang terjadi. Hal ini menyebabkan petani di sejumlah wilayah terancam… - 53
Taliwang, KOBAR - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bukan sekedar intens menggelar rapat dengar pendapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berhubungan langsung dengan petani, tetapi juga terjun lapangan untuk mendengarkan langsung aspirasi, bahkan sudah menemui para penyuluh yang bertugas di bumi pariri lema bariri. Pertemuan yang dilakukan komisi… - 53
Mataram, KOBARKSB.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengumumkan bahwa tiga bakal pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB telah memenuhi syarat administrasi dan siap melaju ke Pemilihan Serentak 2024. Namun, di balik kabar gembira ini, terbersit tanda tanya besar, mengapa antusiasme publik terhadap… - 52
Taliwang, KOBAR - Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin SH M.Si, saat menghadiri Pawai Budaya Festival Taliwang dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harla) ke - 14 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), memuji langkah pemerintah setempat yang telah berupaya keras dalam mengembangkan aksesibilitas, atraksi dan amenities produk wisata di daerah. Apalagi dalam pelaksanaan… - 52
“Bupati Targetkan Adipura Tahun 2020” Taliwang, KOBAR - Hingga menjelang usianya yang ke 15 tahun, Piala Adipura yang 4 tahun silam pernah diidamkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum juga terwujud. Pada tahun 2017, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kembali menggaungkan hal itu. Dan Bupati telah memasang… - 51
Taliwang - Pemkab Sumbawa Barat tetap konsisten melarang dumping tailing PT Newmont Nusa Tenggara di Teluk Senunu berdasarkan SK Bupati Nomor 148 A Tahun 2011. “Selama SK tersebut belum dicabut, maka SK itu sah dan berlaku bagi PT Newmont Nusa Tenggara. Sikap ini adalah penegasan terhadap penilaian beberapa kalangan yang menilai…
Komentar