Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 5 Okt 2016

PDAM KSB Berencana Naikkan Tarif Dasar Air Minum


PDAM KSB Berencana Naikkan Tarif Dasar Air Minum Perbesar

Kabag APP: Masih Kita Kaji, Karena Kualitas Air Belum Standar

Taliwang, KOBAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) beberapa waktu lalu telah mengusulkan rencana kenaikan tarif dasar air minum. Usulan itu diajukan mengingat tarif dasar air PDAM yang diberlakukan saat ini tidak bisa menutupi biaya pemeliharaan jaringan yang tersebar hampir di seluruh wilayah. Bahkan, dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi NTB, tarif PDAM KSB tercatat yang paling rendah.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian (APP) Setda KSB, Nurdin Rahman SE, membenarkan telah menerima usulan rencana kenaikan tarif air PDAM tersebut. Ia menyatakan, alasan yang disampaikan manajemen PDAM sangat logis. Selain karena hingga sepuluh tahun ini belum pernah menaikkan tarif dasar,  beberapa tahun terakhir ini PDAM terus memperluas layanan jaringan melalui sejumlah program subsidi sehingga beban pemeliharaan semakin meningkat. Sementara pendapatan yang dihasilkan hanya cukup untuk menutupi biaya operasional dan kebutuhan lain-lainnya.

“Jika dicermati, memang sudah layak dilakukan kenaikan tarif dasar PDAM ini. Hal ini juga berdasarkan hasil audit BPKP tahun 2015 lalu, dimana PDAM KSB layak menaikan tarif sebesar Rp 4.467 per meter kubik,” timpalnya.

Harga atau tarif dasar air PDAM yang diberlakukan saat ini masih sebesar Rp 2.347 per meter kubik. Tarif itu dinilai sangat minim ditengah terus meningkatnya harga sejumlah sarana dan prasarana air bersih yang disalurkan ke masyarakat. Belum lagi karena faktor fluktuatifnya harga BBM.

Kendati demikian, berdasarkan hasil telaah staf, Pemkab kata dia, tidak bisa serta merta mengambil kebijakan menaikan tarif dasar seperti yang diusulkan manajemen PDAM. Sebelum disetujui, PDAM disarankan lebih dulu meningkatkan pelayanan dari segala aspek. Terutama meningkatkan kualitas baku mutu air, karena diperkirakan di sejumlah titik, kualitas air belum memenuhi syarat seperti yang diatur dalam Permenkes Nomor 736/MRNKES/Per/VI/2010 tentang standar kualitas baku mutu air.  Selain itu, sarana dan prasarana pendukung harus disesuaikan juga dengan kebutuhan pelayanan PDAM yang disesuaikan juga dengan intensitas dan kualitas air yang disalurkan ke pelanggan harus lancar.

“Ini agar pelayanan PDAM tetap lancar. Tidak macet seperti beberapa waktu lalu,’’ imbuhnya.

Meski belum menetapkan kenaikan tarif dasar tersebut, Pemkab tambah Nurdin, telah mewacanakan akan memberikan bantuan dana subsidi sebesar Rp 435 juta kepada pihak PDAM. Dana subsidi itu akan diberikan untuk menyelesaikan perbaikan kualitas air yang dihasilkan.

“Ini agar semuanya optimal. Jadi, langkah awal yang harus dilakukan saat ini adalah menyelesaikan perbaikan kualitas air,” cetusnya, seraya menambahkan, jika perbaikan kualitas air itu mampu diselesaikan, maka Pemkab baru dapat menyetujui kenaikan tarif dasar itu. Pemberlakukan kenaikan tarif akan diberlakukan dua jenis, yakni subsidi dan non subsidi. Pelanggan non subsidi mencakup instansi pemerintah di lingkup Pemkab Sumbawa Barat maupun instansi vertikal dan industri, serta usaha dagang besar.

“Kenaikan tarif dasar itu pemberlakuannya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Paling rendah Rp 750 dan tertinggi Rp 2.500 per meter kubik,” tandasnya. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 42
    Bupati KSB Sampaikan Secara Global Capaian PemerintahanTaliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM pada acara progress report ke-9 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu menyampaikan secara global capaian pemerintahan selama kurun waktu tahun 2013. Capaian yang disampaikan adalah implementasi dari visi KSB tahun 2011-2015, yaitu terwujudnya keunggulan wilayah pada semua bidang…
  • 41
    Gedung Graha Fitrah Akhirnya DiterpalTaliwang, KOBAR - Untuk menyelesaikan masalah rembesan akibat air hujan yang tertampung di atas atap gedung kantor orang nomor satu di KSB, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah setempat. Termasuk terakhir dengan pengaspalan (hotmix) yang menggunakan Dana pemberdayaan dan pengembangan dari PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), namun tetap saja pada beberapa…
  • 39
    Bupati Telah Kantongi Nama Calon Sekda KSBFirin: Saya Tidak Suka Diintervensi, Tunggu Saja Tanggal Mainnya Taliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, mengakui telah mengantongi tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) untuk ditetapkan menjadi satu yang terbaik. Tiga nama tersebut adalah kandidat dengan rangking teratas hasil seleksi Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan Tinggi…
  • 37
    Terpal Penutup Atap Graha Fitrah BerantakanTaliwang, KOBAR - Terpal yang dipasang di atap gedung Graha Fitrah untuk mengantisipasi rembesan air penyebab bocor, robek dan dibiarkan berantakan, sampai potongannya menutup gedung kerja wakil bupati (Wabup). Kerusakan itu belum diperbaiki, sehingga sampai kemarin masih terlihat menggantung. Kabag umum setda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Amir DH Msi, yang dikonfirmasi mengaku…
  • 37
    Tak Jauh Dari Ibukota, Dusun Mekarsari Belum Tersentuh Listrik“Janji Pemerintah Hanya Isapan Jempol” Brang Ene, KOBAR - Sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat ternyata belum dapat menikmati penerangan listrik. Ini dibuktikan dengan masih ditemuinya sebuah Dusun di Kecamatan Brang Ene belum teraliri listrik. Keadaan bertambah miris, karena lokasi Dusun Mekarsari terletak tak jauh dari Ibukota Kecamatan Brang Ene yaitu…
  • 37
    40 Persen Tanah Milik Pemkab Sumbawa Barat Belum BersertifikatTaliwang, KOBAR - Bagian Aset Sekretariat Daerah (Setda) Sumbawa Barat mengakui masih ada sejumlah aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang belum seluruhnya bersertifikat. "Memang belum seluruh aset milik Pemda bersertifikat. Aset yang belum itu pada umumnya berupa tanah, maka itu harus menjadi perhatian yang serius," ungkap Kepala Bagian…
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM