Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 19 Des 2016

Akibat Pergaulan Bebas, Banyak Remaja Puteri Terjerat Pernikahan Dini


Akibat Pergaulan Bebas, Banyak Remaja Puteri Terjerat Pernikahan Dini Perbesar

Taliwang, KOBARKSB.comKasus pernikahan dini di Kabupaten Sumbawa Barat masih marak terjadi. Perempuan dalam kelompok usia 20 tahun kebawah rupanya masih banyak yang memulai kehidupan rumah tangga lebih awal. Berdasarkan data Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP) yang dirilis Kantor Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) setempat, kurun waktu bulan Januari-Juli 2016 lalu, pernikahan dini usia 15-19  didominasi kaum Perempuan hingga jumlahnya mencapai 81 kasus.

“Berdasarkan data itu, perempuan dalam kelompok usia 20 tahun ke bawah memang mendominasi pernikahan dini ini dengan jumlah mencapai 81 kasus.  Sementara kaum laki-laki hanya sebanyak 29 kasus,” kata Kepala Kantor P3AKB Sumbawa Barat, Muhammad Suharno SSos.

Menurutnya, kasus pernikahan dini kaum perempuan dalam kelompok usia 20 tahun ke bawah ini terjadi di beberapa wilayah. Yang menonjol terjadi di wilayah Kecamatan Taliwang dengan jumlah mencapai 49 kasus. Disusul Kecamatan Brang Rea dengan 14 kasus, Kecamatan Seteluk 7 kasus, Kecamatan Maluk 6 kasus, Kecamatan Jereweh 3 kasus dan 2 kasus Kecamatan Sekongkang.

Meski demikian, Suharno mengaku, jika hasil pendataan tersebut baru dilakukan pihaknya di tahun ini, sehingga belum mengetahui secara persis apakah setiap tahunnya mengalami peningkatan atau tidak.

“Kalau soal tren peningkatan dan penurunannya setiap tahun kita belum tahu, karena pendataannya baru dimulai tahun ini,” jelasnya.

Hasil evaluasi sementara, rata-rata penyebab perkawinan dini tersebut akibat faktor pergaulan bebas. Sehingga mau tidak mau orang tua harus memilih jalan menikahkan anaknya. Selain itu, faktor pendidikan juga memiliki andil penyebab terjadinya kasus tersebut.

“Tetapi faktor pendidikan ini tidak begitu dominan,” timpalnya.

Suharno mengaku ingin agar pernikahan dini yang merugikan bagi kaum perempuan itu bisa ditekan. Untuk itu ada beberapa hal yang akan dilakukan agar pernikahan dini jumlahnya tidak semakin meningkat. Pertama,  berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada para remaja tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP) dan dampak negatif yang dihasilkan dari pernikahan dini ini.

“Dengan diadakannya sosialisasi secara  terus-menerus melalui berbagai jalur seperti sekolah dan media diharapkan remaja semakin sadar terhadap dampak pernikahan dini dan tidak akan melakukannya sebelum matang secara usia, psikis, fisik dan ekonomi,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga berharap, pengawasan orang tua terhadap anak-anak mereka akan menjadi solusi yang paling ampuh untuk mengurangi terjadinya pernikahan dini. Dengan memberikan pengawasan itu diyakini angka pernikahan dini dapat ditekan. Apalagi, karena akibat dari lemahnya pengawasan terhadap anaklah yang suatu saat akan menyusahkan keluarganya.

“Perlu diketahui,  remaja di usia itu (15-19, red), cenderung selalu ingin tahu sesuatu yang baru, tanpa mereka ketahui itu dapat merusak masa depan mereka sendiri. Untuk itu pengawasan perlu dimaksimalkan,” demikian Suharno. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 86
    Pergaulan Bebas Pemicu Utama Pernikahan DiniTaliwang, KOBARKSB.com - Angka pernikahan usia dini di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terbilang cukup tinggi. Terbukti, dari bulan Januari hingga Juni 2016, Kantor Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (KP3AKB) setempat, mencatat, Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP) telah terjadi kepada 59 orang perempuan dan 24 orang pria kisaran umur dari…
  • 74
    Pengidap HIV/AIDS di KSB MeningkatTaliwang, KOBARKSB.com - Jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan bertambah dari tahun ke tahun. Tahun ini, jumlah pengidap penyakit mematikan itu tercatat sebanyak 64 kasus. Angka ini merupakan jumlah yang berhasil didata oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB selama kurun waktu 10 tahun terakhir. Di luar itu diperkirakan…
  • 71
    Angin Kencang dan Pohon Tumbang Terjadi di Taliwang, Pengguna Jalan Diminta Hati-hatiTaliwang, KOBARKSB.com - Selama 2 hari terakhir, hujan lebat disertai angin kencang dan petir dilaporkan terjadi di wilayah Taliwang, Sumbawa Barat. Akibatnya, salah satu pohon besar di jalan utama lintas Taliwang-Sumbawa tumbang dan menutupi seluruh bahu jalan. "Telah terjadi pohon tumbang yang menutupi ruas jalan utama lintas Taliwang-Sumbawa, Sabtu, (7/5),…
  • 70
    Para Janda Akan DiberdayakanPemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Kantor Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (KP3AKB) di pembahasan APBD 2017 mendatang akan mengusulkan pembiayaan untuk pelatihan kewirausahaan dan pengembangan diri bagi kaum hawa yang ditinggal suami akibat cerai mati dan cerai hidup. Ini dilakukan sebagai langkah memberi motivasi sekaligus membekali mereka untuk mampu…
  • 69
    Para Janda Akan Dibekali Keterampilan KhususTaliwang, KOBARKSB.com - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Sumbawa Barat dilaporkan tengah menyusun program pelatihan khusus untuk para janda rawan sosial. "Ini penting, karena pelatihan dan pembinaan sebagai bekal keterampilan yang nantinya dapat mereka pergunakan untuk berusaha atau memiliki pekerjaan," kata Pelaksana Tugas (Plt)…
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

12 Desember 2024 - 21:10

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat - Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

12 Desember 2024 - 17:58

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal - Pelatihan Memperkuat Pariwisata KSB Melalui Digitalisasi dan Kolaborasi

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu

12 Desember 2024 - 17:19

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu - TPS Bupati Sumbawa Barat

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATR/BPN

10 Desember 2024 - 19:23

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATRBPN - Taliwang Sumbawa Barat

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap: Pelayanan Publik Sudah Mantap

5 Desember 2024 - 12:56

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap Pelayanan Publik Sudah Mantap - Iklan Layanan Masyarakat Sumbawa Barat
Trending di IKLAN LAYANAN MASYARAKAT