Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 10 Feb 2017

Sumbawa Barat Ditarget Bebas Rumah Tidak Layak Huni


Sumbawa Barat Ditarget Bebas Rumah Tidak Layak Huni Perbesar

Bupati: Yang Tidak Punya Rumah, Saya Yang Bangun

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, menginginkan agar program bedah rumah yang telah digulirkan dapat dituntaskan di tahun 2017 ini. Sama halnya seperti program jambanisasi yang berhasil dituntaskan tak lebih dari 100 hari masa kepemimpinannya pasca dilantik beberapa bulan lalu.

“Saya ingin program bedah rumah ini tuntas di tahun ini. Dinas  PU-Pera harus standby, mana yang cepat itu yang didahulukan. Tinggal diajukan agar semuanya dapat terselesaikan,” kata Bupati dalam sambutannya saat deklarasi program Tubabas di Kecamatan Poto Tano, Kamis (9/2).

Menurut Bupati di tahun penganggaran 2016 lalu, ada sekitar 1.254 unit rumah tidak layak huni yang sudah tuntas direhab. Di tahun 2017 ini kembali digulirkan yang sasarannya mencapai 1.200 unit rumah, dengan besaran anggaran mencapai Rp 10 miliar sehingga dibutuhkan kerja maksimal untuk menuntaskannya.

“Masih banyak masyarakat yang rumahnya tidak layak huni. Melalui program ini kita harapkan tidak ada lagi  masyarakat yang hidupnya masih di bawah standar. Inilah yang menjadi harapan kita sehingga dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara bergotong-royong,” imbuhnya.

Untuk itu, dalam pendataannya, Bupati berharap agar dilakukan secara tepat. Jika peruntukannya tidak tepat sasaran, tentunya akan menjadi sia-sia, karena program itu diprioritaskan untuk masyarakat miskin.

“Jangan sampai program bedah rumah ini malah dinikmati orang-orang yang justru sudah memiliki rumah yang layak. Sementara masyarakat yang rumahnya masih gubuk dan kalau hujan turun air masuk, malah tidak dapat bantuan bedah rumah. Kan ini tidak benar,” timpalnya.

Ditambahkan Bupati, jika memang dalam pendataannya ditemukan ada warga yang tidak memiliki kemampuan untuk membangun rumah bahkan menumpang tinggal dirumah warga lainnya, maka penanganannya dilakukan dalam bentuk lain. Ia sendiri yang akan bertanggung jawab untuk membangun rumahnya mulai dari nol.

“Saya akan bangun. Tetapi harus yang benar-benar miskin. Begitu juga yang penghuni rumahnya ada yang menyandang difabel. Untuk itu diharapkan agar agen-agen PDPGR dapat melakukan pendataan secara tepat dan akurat. Mengutamakan warga yang memang tergolong tidak mampu,” tandas Bupati. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 62
    Rp 10 M Siap Dikucurkan Untuk Program Bedah RumahTaliwang, KOBAR - Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, tak bosan-bosan mengabarkan, bahwa Bedah Rumah merupakan program selanjutnya yang siap digulirkan pasca suksesnya program jambanisasi. Untuk menyukseskan program tersebut, tak tangung-tanggung, Pemerintah akan menggelontorkan Rp 10 miliar melalui APBDP 2016. “Melalui program ini, lima tahun kedepan, Rumah Tidak…
  • 56
    Seorang Lansia Terpaku Ketika Rumahnya Dibedah Bupati“Para Pengusaha Digugah Untuk Rela Berbagi” Brang Rea, KOBAR - Rasa haru tak bisa disembunyikan Misbah (80), warga Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, ketika rumahnya disambangi Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM. Haru dan bahagia pria lanjut usia (lansia) itu begitu nampak saat Bupati menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah yang…
  • 56
    Bupati Serahkan Paket Sarana Air Bersih dan Sanitasi Kepada 3.740 KKTaliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memberikan paket sarana air bersih dan sanitasi kepada 3.740 kepala keluarga, di Desa Tuananga, Kecamatan Poto Tano, Selasa (20/02/2018). Hal itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin M.M,  kepada Kepala Desa Tuananga, mewakili para penerima. Sarana air bersih dan…
  • 55
    KPK Sambangi KSBTaliwang, KOBAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gencar turun ke daerah. Kali ini yang disambangi lembaga anti rasuah itu yakni Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Namun jangan terlalu jauh berasumsi,  kedatangan KPK ini bukan untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada pejabat setempat. Melainkan berkoordinasi terkait rencana aksi pencegahan korupsi (Renaksi). Sekretaris…
  • 55
    Bupati Bentuk Tim Monev Proyek PLFirin: Tak ada Lagi yang Meminta-minta Proyek Ke Bupati dan Wabup Taliwang, KOBAR - Tim khusus monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan beberapa program yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilaporkan telah dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) guna untuk memastikan agar proyek penunjukan langsung (PL) di lingkungan Pemerintah…
  • 54
    Tampil Beda, Bupati KSB Jadikan Yasinan Ajang Serap Keluh Kesah WargaTaliwang, KOBAR - Upaya penyerapan keluhan dari masyarakat oleh pemerintah Sumbawa Barat disikapi dengan cara yang tidak biasa. Jika di beberapa daerah menggunakan layanan pesan singkat dan media sosial sebagai layanan keluhan. Pemerintah KSB memilih acara yasinan sebagai cara mengetahui kondisi kekinian masyarakat di berbagai pelosok Bumi Pariri Lema Bariri. Cara…
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM