Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 6 Mar 2018

Pelaku Tabrak Lari di Sekitar Tambang Batu Hijau Hilang Jejak


Pelaku Tabrak Lari di Sekitar Tambang Batu Hijau Hilang Jejak Perbesar

Sekongkang, KOBAR – Kasus tabrak lari yang terjadi di Desa Sekongkang Bawah, pekan kemarin, hingga saat ini belum terungkap. Diduga pelaku adalah Karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT). Sebab menurut keterangan korban, bahwa mobil yang menabraknya adalah mobil perusahaan yang beroperasi di tambang Batu Hijau dengan ciri-ciri warna putih, merek Toyota Hilux, memiliki lampu rotasi, serta bendera mining pada mobil tersebut.

“Iya mas, saya jatuh dari motor, saya liat dengan jelas bahwa mobil yang menabrak saya adalah mobil perusahaan. Saya tidak bisa mengejarnya karena istri saya merengek kesakitan,” ungkap M Yusuf, warga Sekongkang Atas, kepada awak media ini, Sabtu (3/3).

Menurutnya, kasus ini telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Sekongkang, rabu pagi, pukul 06.30 WITA, (21/2). Dan langsung dibuatkan Berita Acara Perkara (BAP). Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan dari pihak polisi terkait kasus yang dilaporkan.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Sekongkang, IPDA Anugerah Sari Dharmawan SIK, menjelaskan, bahwa belum diungkapnya pelaku, dikarenakan tidak adanya saksi yang berada di lokasi kejadian. Pihaknya akan berkomunikasi intens dengan Security PTAMNT untuk mengidentifikasi lewat rekaman CCTV terkait ciri-ciri mobil yang disebutkan korban.

“Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku dalam kejadian ini,” terangnya.

Sementara itu, terkait maraknya kasus tabrak lari di lingkar tambang namum jejak pelaku hilang, Camat Sekongkang, Syarifuddin SPd, angkat bicara.

“Kita tidak mau ada korban lagi. Mohon pihak manajemen  PTAMNT memberi perhatian khusus terhadap kasus-kasus kriminal yang diduga melibatkan oknum karyawan PTAMNT. Terkait kasus M Yusuf itu, saya minta agar pelakunya segera diungkap,” tegas Camat Syafruddin, yang akrab dipanggil Camat Elegan.

Ia juga mengimbau kepada PTAMNT dan seluruh subkontraktor, agar kendaraan perusahaan yang melintasi kawasan pemukiman penduduk, untuk tidak kebut-kebutan dan ugal-ugalan, karena sangat membahayakan pengguna jalan. (kher)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 74
    Sejak Beroperasi, PTAMNT Belum Tunaikan CSR?Ketua DPRD: Ada, Tapi Belum Dilapor Sekongkang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan pihak PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) saat ini tengah disibukkan dengan persoalan rekrutmen tenaga kerja, mereka lupa dengan kewajiban perusahaan tambang tembaga dan emas itu terkait tanggung jawab sosial Perusahaan (CSR). Memang, pasca beralihnya pengelolaan…
  • 70
    Sejumlah Aset PTAMNT di Lingkar Tambang MangkrakSekongkang, KOBAR – Keberadaan Rice Mill Unit (RMU) atau yang dikenal dengan Pabrik Penggilingan Padi dan Bale Alova (Pabrik Pengelohan Manisan) di Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang, mangkrak. Kedua aset perusahaan tambang emas tersebut tak lagi beroperasi. Aset yang dibangun PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dengan nilai miliaran rupiah, hingga saat…
  • 68
    Newmont Sangat KeterlaluanTaliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM menilai PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) bersikap keterlaluan. Buktinya, disaat proses negosiasi justru mengajukan gugatan kepada pemerintah melalui jalur arbitrase. Langkah yang dilakukan perusahaan asal paman sam itu memang diatur dalam undang-undang, tetapi jalur itu tidak perlu…
  • 66
    Newmont Menuntut Ganti Rugi PemerintahJakarta, KOBAR - Perseteruan antara PT Newmont Nusa Tenggara dengan pemerintah Indonesia terkait izin ekspor masih berlangsung. Kondisi diperparah dengan diajukannya gugatan arbitrase oleh Newmont terhadap pemerintahan Indonesia. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menuturkan pihaknya tidak melihat niat baik dari Newmont lantaran disaat Newmont hendak berbicara membahas permasalahan tersebut, secara bersamaan Newmont…
  • 63
    Newmont Sudah Memanggil Kembali 80 Persen KaryawanTaliwang, KOBAR - PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) sudah melakukan pemanggilan kembali 80 persen karyawan yang beberapa waktu lalu dirumahkan pasca penetapan kahar. Kabid hubungan industrial pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans), Drs Zainuddin MM yang ditemui dalam ruang kerjanya senin 29/9 kemarin menegaskan, setiap tahapan pemanggilan tetap disampaikan…
  • 60
    Batu Hijau Diduga Bekas Tambang PurbaTim Katastropik Purba baru saja menyelesaikan studi awal tentang jejak-jejak sedimentasi di Sumbawa, beberapa waktu lalu. Ada sejumlah keanehan sejarah dan ekstraksi bumi di wilayah ini. Kuat dugaan adanya tambang purba di tanah Sumbawa. Selama ini, Indonesia kehilangan kontinuitas dalam pengetahuan tentang perjalanan sejarah.  Selain Bencana dan pendudukan kolonial, Bangsa kita…
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM