Sumbawa, KOBAR – Selama 3 hari, Wakil Gubernur NTB, Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalilah MPd, turun blusukan ke Pulau Sumbawa. Secara marathon Ummi Rohmi mengunjungi fasilitas kesehatan masyarakat yang ada di Pulau Sumbawa. Mulai dari Posyandu hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat. Mulai dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Sumbawa.
Tempat pertama yang disambangi adalah RSUD Asy-Syifa’ KSB, Selasa, (20/10). Kedatangannya untuk memastikan protokol kesehatan Covid-19 telah betul diterapkan di RSUD satu-satunya di Kabupaten yang berada di sebelah barat Pulau Sumbawa itu.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur meminta kepada seluruh jajaran RSUD untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas mereka. Disamping itu ia juga menekankan agar kebersihan lingkungan rumah sakit harus tetap terjaga dengan baik. Karena, katanya, kebersihan merupakan salah satu faktor kenyamanan pasien yang berada di rumah sakit.
Pada kunjungan ini, Ummi Rohmi menyerahkan 1 unit ventilator kepada RSUD Asy-Syifa’ untuk digunakan kepada para pasien Covid-19 yang membutuhkan. Dan juga ia menyerahkan bantuan masker untuk digunakan oleh masyarakat kepada Dinas Kesehatan KSB.
Setelah mengunjungi RSUD Asy-Syifa’, dilanjutkan dengan meresmikan Posyandu Keluarga di Desa Moteng, Kecamatan Brang Rea, KSB. Kepada para hadirin yang hadir, Wakil Gubernur menyampaikan, bahwa salah satu fungsi Posyandu Keluarga adalah sebagai tempat sosialisasi tentang bahaya narkoba dan soal pernikahan dini.
Disamping itu, kata Ummi Rohmi, edukasi terkait buruh migran juga menjadi salah satu fungsi dari posyandu keluarga. Edukasi-edukasi tersebut jika dimasifkan, akan dapat merubah pola hidup masyarakat menjadi lebih baik. Dan itulah tujuan dibentuknya posyandu keluarga.
“Bayangkan bapak ibu, kalau edukasi tersebut kita lakukan terus menerus. Kita berikan setiap bulan tanpa henti di setiap dusun dan lingkungan, maka masalah-masalah kesehatan, ekonomi, sosial yang ada di tempat kita bisa teratasi,” tuturnya.
Terkait dengan masalah pandemi Covid-19 yang masih melanda, Ummi Rohmi meminta kepada para kader posyandu untuk turut serta dalam melakukan sosialisasi tentang penanganan pandemi Covid-19 kepada masyarakat.
Usai meresmikan Posyandu Keluarga di Desa Moteng, Ummi Rohmi melanjutkan blusukannya ke RSUD Sumbawa dan RSUD HL Manambai Abdulkadir, Sumbawa, Rabu, (21/10). Seperti halnya dalam kunjungannya ke rumah sakit di Kabupaten/Kota yang lain, Ummi Rohmi tiada bosan-bosannya mengajak para tenaga kesehatan untuk selalu ikhlas dan bersemangat mengemban tugas mulia kemanusiaan, terutama di masa pandemi Covid-19.
“Tugas bapak ibu tenaga kesehatan sangatlah berat di masa masa sulit ini. Kami sangat memahami itu semua. Kami datang tiada lain untuk melihat pelayanan kesehatan dari dekat dan memberi semangat serta motivasi kepada bapak ibu semua. Semoga para nakes kita selalu sehat dan bersemangat. Niatkanlah semua pengabdian dan pelayanan yang bapak ibu berikan sebagai amal ibadah. Semoga Allah SWT membalasnya dengan imbalan yang setimpal,” kata Wakil Gubernur NTB.
Selanjutnya, blusukannya dilanjutkan ke Kabupaten Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima. Blusukan di Pulau Sumbawa diakhiri dengan meresmikan posyandu keluarga di Desa Monggo, Kabupaten Bima, Kamis, (22/10). Pada kesempatan itu, Ummi Rohmi meminta kepada segenap masyarakat untuk memanfaatkan posyandu keluarga ini dengan maksimal untuk kebaikan bersama.
Ia juga berpesan kepada seluruh kader posyandu keluarga dan kepala desa setempat untuk senantiasa konsisten mengembangkan dan menjalankan setiap program posyandu keluarga demi kesehatan masyarakat desa setempat. (kdon)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 41
Taliwang, KOBAR - Berkali-kali tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diumumkan positif Covid-19. Bahkan angka kasus positif Covid-19 di KSB selama masa pandemi didominasi oleh para nakes. Klimaksnya, Direktur RSUD Asy-syifa’ KSB dinyatakan positif Covid-19 oleh Satgas, Minggu, (20/12). Seorang warga Taliwang, ketika dimintai tanggapannya oleh awak media… - 38
“Posyandu di Bima Terbanyak, KSB Paling Sedikit” Mataram, KOBAR - Menurut data statistik, saat ini, ada ribuan Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) di Indonesia yang hilang, baik dalam arti kegiatan, eksistensi, maupun secara fisik. Sementara jumlah kader yang aktif juga semakin menurun. Sehingga dikhawatirkan secara signifikan, persoalan ini dapat menurunkan… - 36
Taliwang, KOBAR - Beberapa orang dokter yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yang selama ini ditugaskan belajar untuk menjadi dokter spesialis, dilaporkan satu persatu telah berhasil lulus dan kembali memperkuat Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ KSB. “Puji Tuhan, awal bulan Juni… - 34
Taliwang, KOBAR - Sejak berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus berupaya untuk meningkatkan pelayanannya. Salah satu diantaranya, adalah melayani masyarakat yang akan melakukan operasi katarak dan juga pelayanan kesehatan mata lainnya. “Puji Tuhan, pada hari Jum'at, pekan… - 30
“Dinkes Luncurkan Program 5S” Taliwang, KOBAR - Pelayanan keperawatan di rumah sakit maupun di Puskesmas, merupakan pelayanan yang paling sentral dan perlu mendapat perhatian. Perawat dan dokter berinteraksi dengan pasien dan keluarga selama 24 jam, disinilah para tenaga medis dituntut untuk memberikan pelayanannya secara komprehensif, baik itu dari pelayanan fisik, psikologi,… - 30
Taliwang, KOBAR - Tingginya angka penderita gangguan jiwa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) membuat Pemerintah setempat tak tinggal diam. Menurut catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB, per akhir tahun 2018, ada 282 Warga KSB yang menderita gangguan jiwa. Dan tidak kecil kemungkinan angka tersebut akan bertambah pada tahun ini. Oleh karenanya,…





Komentar