Poto Tano, KOBAR – Penyelundupan 12 ton telur ayam tanpa dokumen dari Pulau Lombok untuk tujuan pemasaran di Pulau Sumbawa, dilaporkan berhasil digagalkan tim gabungan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Sumbawa Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Ferry Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Telur ayam untuk dikonsumsi itu ditolak masuk Pulau Sumbawa, karena produk asal hewan dari Pulau Lombok tersebut, tidak dilengkapi sertifikat kesehatan dari daerah asal.
“Sertifikat Kesehatan dari daerah asal adalah syarat wajib. Karena kami harus memastikan dan memberikan jaminan, bahwa produk asal hewan yang masuk ke Pulau Sumbawa bebas dari hama penyakit hewan dan aman dikonsumsi masyarakat setempat,” kata Erin, Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa, Kamis, (7/10).
Untuk masuk wilayah Pulau Sumbawa, jelasnya, semua komoditas tumbuhan atau hewan maupun produk turunannya, harus dilengkapi dokumen kesehatan karantina dari daerah asal. Hal tersebut, katanya, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019, tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
“Demi menjaga tidak masuk dan tersebarnya hama penyakit di suatu daerah, maka Pejabat Karantina harus tegas melakukan pengawasan dan menegakkan ketentuan perkarantinaan pertanian. Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan patuh lapor karantina, setiap akan melalulintaskan hewan atau tumbuhan dan produk turunannya,” jelasnya.
Pihaknya, terang Erin, tidak mau lengah dalam urusan lalu lintas hewan dan tumbuhan serta produk turunannya. Pihaknya tetap terus meningkatkan kewaspadaan dan kerjasama dengan semua pihak terkait, baik TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Dan tidak lupa juga, tambahnya, pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar mematuhi prosedur perkarantinaan.
“Setelah Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa memberikan informasi kepada pemilik media pembawa telur tersebut, dan si pemilik bersedia melengkapi dokumen dalam jangka waktu yang telah ditentukan, yaitu, 2 x 24 jam. Maka kami membuat surat pelepasan KH-14, sebab dokumen yang telah dipersyaratkan telah dipenuhi,” demikian Pejabat Karantina Pertanian Sumbawa. (klar)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 62
Poto Tano, KOBAR - Sebanyak 2 ton atau 50 karung daging ayam beku tanpa dokumen asal Lombok dilaporkan telah diamankan petugas gabungan di Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat. 50 karung daging ayam beku tersebut rencana akan dipasarkan di Pulau Sumbawa oleh pemilik barang. “Karantina Pertanian Sumbawa wilayah kerja (Wilker) Pelabuhan… - 59
Poto Tano, KOBARKSB.com - 7 ekor kambing yang rencananya akan diseberangkan ke Pulau Lombok dari Sumbawa terpaksa harus dikembalikan ke tempat asal mereka, karena ditolak nyebrang oleh petugas Karantina Pertanian Sumbawa Wilker Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. "Kambing-kambing ini tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan dari daerah asal. Selain itu,… - 59
Poto Tano, KOBARKSB.com - Karantina Pertanian Sumbawa Wilayah Kerja Pelabuhan Ferry Poto Tano dilaporkan telah berhasil mengamankan dan menahan 49 karung daging ayam beku atau setara 2,5 ton berasal dari Pulau Lombok, yang rencananya akan diperdagangkan di Pulau Sumbawa. “Penahanan dilakukan saat pemeriksaan rutin di dermaga pelabuhan bersama instansi terkait.… - 57
Poto Tano, KOBARKSB.com - Penyelundupan daging babi seberat 90 Kg dari Pulau Sumbawa dengan tujuan Pulau Bali, dilaporkan telah berhasil digagalkan petugas Karantina Pertanian Sumbawa wilayah kerja Pelabuhan Ferry Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). “Daging tersebut rencananya akan diseberangkan ke Pulau Dewata, Bali, dengan modus disembunyikan di truk barang… - 53
Poto Tano, KOBAR - Petugas gabungan Karantina Pertanian Sumbawa Wilayah Kerja Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dilaporkan telah berhasil menggagalkan penyelundupan 17 ekor kambing melalui bus malam asal Sumbawa tujuan Lombok. “17 ekor kambing tersebut rencananya hendak diseberangkan ke pulau Lombok, dengan modus dititipkan di bagasi bus. Penggagalan… - 51
Sumbawa, KOBARKSB.com - Sebanyak 1 ton daging ayam beku tanpa dokumen dari Lombok dengan tujuan pemasaran di Sumbawa, dilaporkan telah berhasil diamankan oleh petugas gabungan TNI dan Polri di Terminal Sumer Payung, Sumbawa. “Petugas mengamankan daging ayam beku dari atas bus penumpang yang diturunkan di Terminal Sumer Payung, Sabtu, (23/10),…


Komentar