Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 8 Mar 2022

Harga Gabah Anjlok, Petani Sumbawa Barat Menjerit


Harga Gabah Anjlok, Petani Sumbawa Barat Menjerit Perbesar

Taliwang, KOBARKSB.com – Bukannya menjadi bahagia dengan keberadaan 2 bendungan besar di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yaitu, Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Tiu Suntuk. Para Petani Sumbawa Barat malah dirundung duka, karena harga gabah hasil panen mereka malah jauh dari harga pembelian yang telah ditetapkan pemerintah.

“Percuma kita punya bendungan besar, jika toh hasil pertanian kita jauh dari untung. Oke lah jika air irigasi pertanian lancar dan benih serta pupuk tersedia. Tapi ketika harga hasil pertanian kita jauh dari kata untung, buat apa!,” keluh Erwin, seorang Petani Milenial di Kecamatan Brang Ene, kepada awak media ini, Senin, (7/3).

Erwin menuturkan, bahwa sebelumnya, harga jual gabah kering panen di desanya pernah mencapai Rp 4.000 per kilogram, namun hari ini harga gabah anjlok hingga ke harga Rp 3.300 per kilogram.

Akibat turunnya harga gabah tersebut, lanjutnya, telah membuat para petani semakin merugi, karena modal awal yang dikeluarkan oleh para petani cukup tinggi akibat harga pupuk saat musim tanam cukup mahal.

“Saat panen harga gabah tidak nutup biaya tanam. Turun tiap hari. Idealnya Rp 4.000 hingga Rp 4.200 rupiah per kilogram. Sekarang turun hingga Rp 3.300 per kilogramnya di sini. Bagaimana ini!,” tukas Erwin.

Senada dengan Erwin, M Yasin, Petani di Kecamatan Taliwang, menyampaikan kondisi yang sama terkait harga gabah di wilayahnya. Bahkan untuk Kecamatan Taliwang, beber Yasin, harga beli gabah mencapai Rp 3.200 per kilogram.

“Kalau harga gabah di sini telah mencapai Rp 3.200 per kilogram mas. Bagaimana mau untung, kembali pokok saja tidak bisa!,” ujar Yasin, dengan nada memelas.

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Nomor 24 Tahun 2020, tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah atau beras, disebutkan, bahwa HPP gabah ditetapkan dengan ketentuan, bahwa harga pembelian gabah kering panen (HKP) dalam negeri dengan kualitas kadar air paling tinggi 25 persen, dan kadar hampa atau kotoran paling tinggi 10 persen, sebesar Rp 4.200 per kilogram di tingkat petani, atau Rp 4.250 per kilogram di penggilingan.

Sementara, untuk harga pembelian gabah kering giling dalam negeri dengan kualitas kadar air paling tinggi 14 persen, dan kadar hampa atau kotoran paling tinggi 3 persen, sebesar Rp 5.250 per kilogram di penggilingan, atau Rp 5.300 per kilogram di gudang Perum Bulog. (kdon)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

12 Desember 2024 - 21:10

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat - Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

12 Desember 2024 - 17:58

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal - Pelatihan Memperkuat Pariwisata KSB Melalui Digitalisasi dan Kolaborasi

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu

12 Desember 2024 - 17:19

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu - TPS Bupati Sumbawa Barat

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATR/BPN

10 Desember 2024 - 19:23

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATRBPN - Taliwang Sumbawa Barat

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap: Pelayanan Publik Sudah Mantap

5 Desember 2024 - 12:56

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap Pelayanan Publik Sudah Mantap - Iklan Layanan Masyarakat Sumbawa Barat
Trending di IKLAN LAYANAN MASYARAKAT