Jakarta, KOBARKSB.com – Bagi para pengguna tabung gas LPG Pertamina, tentu sudah tak asing lagi dengan lingkaran warna merah tepat di bawah mulut tabung. Akan tetapi, belum banyak yang tahu kalau ternyata ada makna tertentu dari lingkaran merah tersebut.
Bukan suatu tanda bahaya, seperti sempat muncul kabar berantai yang menyebutkan bahwa warna merah pada LPG 3 kg adalah rambu peringatan ledakan. Padahal lingkaran merah di tabung gas LPG tersebut sebenarnya hanya merupakan penanda, bahwa produk milik Pertamina ini termasuk dalam kategori barang mudah terbakar.
Buku Pintar – Petunjuk Aman Penggunaan Tabung LPG 3 Kg Pertamina
“Penandaan simbol warna merah tersebut dilakukan, karena Pertamina mengikuti aturan yang ditetapkan pada produk berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI). Dimana dalam SNI disebutkan, bahwa semua produk yang mudah terbakar wajib menyantumkan simbol warna merah pada kemasannya,” jelas Andar Titi Lestari, Unit Manager Communication & CSR MOR IV, dalam situs resmi PT Pertamina (Persero).
Sedangkan untuk mengetahui apakah tabung gas LPG masih aman atau tidak, terang Andar, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Adapun beberapa ciri tabung gas yang mengalami kebocoran, kata Andar, salah satunya adalah, tercium bau menyengat pada area di sekitar gas.
“Namun apabila baunya tidak terlalu terasa. Maka untuk memastikannya, tabung LPG bisa direndam di dalam air. Kebocoran tabung bisa dilihat apabila ada gelembung air yang muncul,” terang Andar.
Petunjuk Penggunaan Tabung LPG 3 Kg Pertamina
Ciri lain dari tabung gas yang tidak aman, tambah Andar, adalah adanya bunyi mendesis pada regulator, terdapat bunga es pada titik kebocoran, dan muncul gelembung apabila titik kebocoran diusap dengan air sabun.
“Untuk memastikan mendapatkan tabung gas LPG yang aman, pelanggan diharapkan hanya membeli tabung yang kondisi segel kemasannya masih terkunci rapat,” demikian Unit Manager Communication PT Pertamina. (knda)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 74
"Pangkalan Harus Jual Ke Konsumen Sesuai Aturan" Taliwang, KOBARKSB.com - Untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Koperindag melarang pangkalan untuk menjual gas melon kepada pengecer atau kios-kios. Akan tetapi pangkalan diwajibkan untuk menjual langsung LPG 3 Kg kepada penerima subsidi, sesuai… - 71
Sentul, KOBARKSB.com - Krisis air bersih yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi perhatian serius Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Untuk itu, Prabowo membentuk tim khusus dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI untuk meneliti teknologi sumber air guna mengatasi krisis air di Provinsi NTB. "Saya memberi tugas kepada Unhan RI untuk… - 68
Jakarta, KOBARKSB.com - Setelah diperkenalkan dan dibuka pertama kali di Amerika, kini Cafe Metaverse, milik META, Perusahaan yang menaungi platform digital Facebook, Instagram, dan WhatsApp, telah hadir di Jakarta, Indonesia. “Yuk berkenalan lebih dekat dengan kreator dan komunitas favorit kamu di Facebook dan Instagram melalui rangkaian instalasi seni, dan nikmati… - 67
Taliwang, KOBARKSB.com - Pada momentum perayaan hari Koperasi Nasional ke-75, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), bertekad akan mengaktifkan kembali Koperasi Berbasis Rukun Tetangga (KBRT) di KSB, yang diketahui telah sekian lama vakum. “Ada sekitar 200-an KBRT di KSB ini yang secara hukum masih… - 66
Mataram, KOBARKSB.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui BRIDA NTB, mengumumkan telah membuka Program Beasiswa Strata 1 (S1) Luar Negeri tujuan Negeri Jiran Malaysia bagi tamatan Pondok Pesantren di NTB. Pendaftaran dibuka dari tanggal 4 Agustus hingga tanggal 11 Agustus 2022. Pendaftaran dilakukan secara daring di link: http://bridantb.site/BeasiswaNTB-PondokPesantren.… - 66
Mataram, KOBARKSB.com - Tak disangka, ternyata hadiah yang diberikan perusahaan Sumitomo Jepang buat Zulkieflimansyah, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai cinderamata adalah beberapa bungkus ikan kering olahan (Jangan Bage; Bahasa Sumbawa) yang telah dikemas secara modern. "Malam ini saya menemani tamu dari Sumitomo Jepang. Salah satu perusahaan tertua di dunia…


Komentar