Taliwang, KOBARKSB.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dilaporkan akan merehabilitasi 6 ribu hektar hutan di Pulau Lombok. Akan tetapi tak sejengkal pun hutan di Pulau Sumbawa bakal direhab.
“Aneh, masa selama 5 tahun hutan di Pulau Lombok yang direhabilitasi. Tapi hutan di Pulau Sumbawa tidak, kan janggal,” kata Izzudin, Aktivis Lingkungan KSB, dengan nada geram, kepada awak media ini, Rabu, (29/3).
Padahal Amman Mineral, lanjut Izzu, beroperasi dan mengeruk kekayaan alam Pulau Sumbawa atau lebih tepatnya menambang emas dan tembaga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
“Kewajiban mereka melakukan reklamasi tambang, bayar pajak, dan lainnya, sebagian sudah dilakukan. Akan tetapi kewajiban merehabilitasi kawasan hutan yang ada di daerah tempat mereka beroperasi enggan dilakukan. Malah merehabilitasi 6 ribu hektar hutan di Pulau Lombok. Tentu ini langkah yang sangat keliru,” kecamnya, dengan nada keras.
Apalagi saat ini, tambahnya, pengelolaan IPPKH Dodo Rinti sedang dilakukan oleh PT AMNT. Maka dengan demikian, tegasnya, kompensasi rehabilitasi hutan perlu dilakukan di Pulau Sumbawa. Sehingga pemerintah dalam hal ini perlu memberikan tekanan khusus kepada kebijakan PT AMNT.
“Kita tahu kondisi hutan di Pulau Sumbawa saat ini, terutama kondisi hutan di Bima dan Dompu yang sebagian besar digunakan untuk tanam jagung. Begitu juga dengan KSB akibat tambang rakyat dan pembalakan liar. Itu tentu berdampak buruk bagi hutan kita, sehingga PT AMNT tidak boleh tutup mata dengan hal tersebut,” tutup Izzudin.
Untuk diketahui, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, pada akhir tahun 2022 telah menyerahterimakan capaian pelaksanaan Rehab DAS di Lombok Timur dengan luas area 138 hektar kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Vice President External Relations, Susanto Lim, kepada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum.
Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan kewajiban IPPKH Amman Mineral berdasarkan keputusan KLHK RI, yaitu, seluas 6.985 hektar. Wilayah rehab DAS tersebut terdapat di Lombok Timur 138 hektar, Lombok Barat 177 hektar, Lombok Utara 3.164 hektar, Lombok Tengah 73 hektar, dan Lombok Selatan 3.108 hektar. (kdon)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 95
Sumbawa, KOBARKSB.com - Dalam setahun (Tahun 2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan 2 bendungan raksasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni, Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Beringin Sila di Pulau Sumbawa. Menurut laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bahwa per Januari 2022, NTB tercatat menjadi Provinsi yang… - 94
Mataram, KOBARKSB.com - Beberapa Kepala Daerah di Indonesia dilaporkan akan berhenti pada tahun 2023. Termasuk Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah. Selain Gubernur, 3 Kepala Daerah di NTB juga akan purna tugas pada tahun 2023, yaitu; Wali Kota Bima, Muhammad Lutfi, Bupati Lombok Timur, M Sukiman Azmy, dan Bupati Lombok… - 94
Informasi lowongan kerja hari ini datang dari PT Trakindo Utama (Trakindo). Trakindo adalah penyedia solusi alat berat kelas dunia untuk alat berat dan engine Caterpillar di Indonesia. Trakindo didirikan pada tahun 1970 oleh AHK Hamami dan telah menjadi distributor resmi untuk Caterpillar sejak tahun 1971. Trakindo mengundang Anda; pelopor, inovator,… - 93
Denpasar, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (Pemda KSB), dilaporkan telah berhasil meraih 3 penghargaan sekaligus dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk 3 kategori penilaian. Pertama, kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja. Kedua, Kategori Pengembangan Kompetensi, dan yang ketiga, adalah Kategori Utama Implementasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN… - 91
Adalah suatu kebanggaan tersendiri menjadi warga Nusa Tenggara Barat (NTB). Bagaimana tidak! Hampir semua event balap motor yang paling populer di dunia diselenggarakan di 2 pulau besar yang ada di provinsi ini, yakni, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Hal itu dipastikan oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, kemarin, bahwa mulai tahun depan,… - 91
Mataram, KOBARKSB.com - Sebanyak 3.113 orang Jemaah Haji asal Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan telah tiba di kampung halaman. Gelombang I sebanyak 1.949 orang dan gelombang II sebanyak 1.164 orang. “Sebanyak 388 orang jemaah haji yang tiba hari ini merupakan kloter campuran asal Kabupaten Lombok tengah, Lombok…



Komentar