BISNIS EKONOMI NEWS SUMBAWA BARAT
Beranda / PULAU SUMBAWA / SUMBAWA BARAT / Ditarget Beroperasi Tahun 2024, Komisi VII DPR RI Dukung Penuh Proyek Smelter Amman Mineral

Ditarget Beroperasi Tahun 2024, Komisi VII DPR RI Dukung Penuh Proyek Smelter Amman Mineral

Ditarget Beroperasi Tahun 2024, Komisi VII DPR RI Dukung Penuh Proyek Smelter Amman Mineral - Eddy Soeparno - Ketua Komisi VII DPR RI

Maluk, KOBARKSB.com –  Hasil verifikasi kemajuan 6 bulanan periode Agustus 2022 hingga Januari 2023 oleh verifikator independen, jadwal konstruksi Proyek Smelter PT Amman Mineral Industri (AMIN) disesuaikan, hingga commissioning smelter ditargetkan pada Juli 2024 dan operasional smelter dengan kapasitas 60 persen ditargetkan pada Desember 2024.

“Perkembangan konstruksi seperti pemasangan tiang pancang sudah selesai untuk beberapa bangunan utama (main process area), seperti Flash Smelting Furnace, Flash Converting Furnace, Acid Tank, Copper Cathode Storage, dan Heavy Goods Warehouse. Proses pendirian bangunan akan dimulai akhir April 2023. Selain itu, proses pengadaan barang dan jasa juga sudah mencapai 60 persen,” kata Rachmat Makkasau, Presiden Direktur AMIN, di hadapan Komisi VII DPR, perwakilan dari Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Mataram, Kamis (6/4).

Menanggapi pemaparan Presiden Direktur AMIN, Eddy Soeparno, Ketua Tim Kerja Komisi VII DPR RI, yang telah meninjau kondisi Smelter AMIN, menyatakan, bahwa pihaknya akan menggunakan hasil tinjauan mereka sebagai pertimbangan kepada Pemerintah. 

“Kami telah mengunjungi sejumlah smelter dalam satu minggu ini, termasuk smelter tembaga milik AMIN. Dengan kunjungan ini kami akan menyiapkan rekomendasi untuk menjadi bahan pertimbangan pemerintah terkait waktu penyelesaian konstruksi smelter dan juga pelarangan ekspor mineral. Namun keputusan tetap berada di tangan Pemerintah,” tutur Eddy.

Bitcoin: Dari Sejarah hingga Potensi Masa Depan dalam Dunia Keuangan

Sedangkan Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Patijaya, menegaskan, bahwa kendala pandemi Covid-19 perlu menjadi pertimbangan pemerintah terkait tenggat waktu penyelesaian smelter. 

“Pembangunan smelter, yang ditargetkan beroperasi pada Juni 2023 melalui UU No.3/2020 memang memegang peran kunci dalam upaya Indonesia menjajaki industri hilir komoditas mineral. Namun perlu kita ketahui, UU tersebut disusun sebelum masa pandemi Covid-19, yang sepertinya tidak memprediksi berapa lama terjadinya fenomena global tersebut. Melalui pengamatan kami di lapangan, PT AMNT mampu memperlihatkan komitmen serius dalam membangun smelter, yang terbukti dengan adanya kemajuan-kemajuan di sisi konstruksi maupun persiapan fasilitas teknis,” kata Bambang.

Sementara Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, yang turut hadir dalam rapat ini, menjelaskan, bahwa progress smelter AMIN sangat signifikan. Hal ini, terang Bupati, disampaikan berdasarkan hasil pemantauan pihaknya beberapa bulan terakhir.

“Dibandingkan 6 bulan lalu, perkembangan progress smelter sangat signifikan, terlebih lagi karena saya hampir setiap minggu melewati area tersebut. Karena area kami juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Industri, ini semakin memacu semangat kami untuk mendorong PT Amman Mineral Industri untuk memacu kerjanya agar bisa merampungkan fasilitas smelter sebagai langkah awal hilirisasi,” beber Musyafirin.

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

Untuk diketahui, PT Amman Mineral Internasional (AMMAN) merupakan grup perusahaan yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, melalui anak perusahaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Selain melakukan penambangan mineral di Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), AMNT juga melakukan kegiatan pengolahan bijih menjadi konsentrat, serta kegiatan eksplorasi Blok Elang. Melalui anak perusahaan PT Amman Mineral Industri (AMIN), fasilitas smelter tembaga dan Precious Metals Refinery (PMR) juga sedang dibangun, dan ditargetkan akan beroperasi di tahun 2024.

Dalam 6 tahun sejak mengakuisisi tambang Batu Hijau di November 2016, AMMAN telah meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional hingga mencapai rekor tertinggi dalam sejarah Batu Hijau. Keberhasilan ini mengakibatkan peningkatan  nilai  keekonomian,  sehingga  memperpanjang  usia  tambang,  serta  keberlanjutan  bisnis  dan  operasional. AMMAN selalu mengambil langkah terdepan dalam meminimalisir dampak lingkungan dari kegiatan operasionalnya. 

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

AMMAN telah mendapatkan berbagai penghargaan atas keberhasilannya mengelola lingkungan, antara lain Trofi Aditama, yang merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Operasional AMMAN didasarkan pada visi untuk menjadi organisasi transformatif yang menciptakan warisan terbaik. AMMAN juga menjalankan berbagai inisiatif untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dan mempromosikan nilai kebebasan, toleransi, pengembangan diri, dan kesejahteraan, bagi masyarakat sekitar. (kdon)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 82
    Jokowi Larang Ekspor Tembaga, Amman Mineral Ketar KetirJakarta, KOBARKSB.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa dirinya akan menghentikan izin ekspor tembaga pada pertengahan tahun ini. Keputusan ini diambil setelah pemerintah mengumumkan larangan ekspor bijih bauksit, efektif Juni 2023. “Meski kita ditakut-takuti kalah di WTO, kita tetap terus. Justru kita tambah stop bauksit. Nanti pertengahan tahun lagi…
  • 80
    Diburu UU Minerba, Amman Mineral Kembali Suarakan Soal Proyek SmelterTaliwang, KOBARKSB.com - Setelah sekian lama sepi senyap. Persoalan proyek Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), Maluk, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali ramai dan mencuat ke permukaan. Kendati groundbreaking Smelter AMMAN telah dilakukan pada tahun 2017 oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, disaksikan oleh Gubernur NTB, Bupati Sumbawa…
  • 79
    Bupati Sumbawa Barat Ajak Warga Tidak Terpancing Aksi Unjuk Rasa Terhadap Amman MineralTaliwang, KOBARKSB.com - Terkait sejumlah aksi unjuk rasa yang ditujukan kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akhir-akhir ini, Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengajak segenap warga untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta tidak terpancing dengan isu-isu yang beredar. “Saya berharap kita jangan terpancing dengan isu-isu yang…
  • 79
    Presiden Jokowi Tinjau Proyek Smelter Amman Mineral di Sumbawa BaratMaluk, KOBARKSB.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilaporkan telah meninjau proyek pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB). "Siang ini saya berada di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, untuk meninjau langsung kemajuan dari pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).…
  • 78
    Modal Perusda KSB Rp 7,2 Miliar Raib, Jaksa Dalami Dugaan KorupsiTaliwang, KOBARKSB.com - Sejak berdiri tahun 2006 hingga tahun 2021, total penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kepada Perusda KSB dilaporkan telah mencapai Rp 7.250.000.000. Namun hingga Desember 2021, diketahui hanya Rp 386.856.141 dividen yang diterima Pemda KSB. Atas persoalan ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) KSB dikabarkan telah mulai melakukan…
  • 76
    Pasar Taliwang Kumuh dan Semrawut, Pemerintah Diminta Tidak Tutup MataTaliwang, KOBARKSB.com - Sejumlah warga masyarakat Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menyoroti soal kondisi Pasar Tana Mira Taliwang yang tampak kumuh dan semrawut. Termasuk soal pengelolaan parkir di Pasar Induk Taliwang tersebut. “Ini adalah gambar hasil potret kami di salah satu sudut lorong Pasar Taliwang. Kios banyak yang sudah…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

× Advertisement
× Advertisement