Menu

Mode Gelap

EDITOR'S PICK · 11 Agu 2023

Tanggapi Keluhan Masyarakat Soal Bedah Rumah, Bupati Sumbawa Barat Tegur Kepala OPD


Tanggapi Keluhan Masyarakat Soal Bedah Rumah, Bupati Sumbawa Barat Tegur Kepala OPD Perbesar

Taliwang, KOBARKSB.com – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, H W Musyafirin, kembali mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lingkup Pemda Sumbawa Barat untuk lebih berempati dan peduli terhadap upaya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Pesan itu disampaikan langsung bupati saat memimpin langsung pelaksanaan Forum Yasinan, Kamis, (10/8).

“Kepala Badan, Kepala Dinas saya minta agar empati, peduli terhadap pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Letakan ini di atas segala-galanya,” tegas bupati.

Pesan menohok dari orang nomor satu KSB ini menyusul masih adanya keluhan dan aduan yang disampaikan langsung masyarakat saat berlangsungnya Forum Yasinan. Termasuk tentang bedah rumah yang masih belum dirasakan empat orang warga Desa Lamuntet, Kecamatan Brang Rea.

“Saya minta segera ini ditangani. Segera cek lapangan, buat asesmen dan ajukan kepada bupati,” tegasnya.

Soal anggaran, bupati menegaskan hal tersebut bukanlah persoalan sulit. Anggaran tidak boleh menunda menyelesaikan apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Jika tidak ada dalam DPA dinas, segera buat telaahan staf ke bupati, biar nanti itu urusan bupati. Tetapi kalau dinas tidak membuat, itu jadi salah, apalagi harus menunggu APBD 2024 itu tidak boleh,” tegasnya lagi.

Bupati mengingatkan, sebagai pimpinan OPD selain dituntut memiliki rasa empati, untuk menyelesaikan persoalan dan kebutuhan mendasar masyarakat dibutuhkan berbagai macam inovasi.

“Jangan lagi ada kepala OPD mengatakan tunggu APBD 2024, jangan sampai ada lagi kepala OPD ngomong seperti itu. Kalau soal bedah rumah, Perkim harus turun ke lapangan. Supaya tahu kebutuhan anggarannya berapa. Kalau kebutuhan minimalnya kita tahu, pasti bisa kita tangani. Kita bisa gunakan agen untuk gotong royong bersama,” ingatnya lagi.

Pengentasan rumah tidak layak huni memang menjadi salah satu program utama saat Bupati Sumbawa Barat pertama kali menjabat tahun 2016 lalu.

“Kadis Perkim tidak boleh tidur enak kalau di sana (rakyat) kehujanan. Itu tidak boleh. Kalau di DPA tidak ada anggaran, lapor ke bupati, habis dosa kepala dinas itu. Itu jadi dosanya bupati, tapi kalau tidak dilaporkan, tidak ada asesmen itu tetap menjadi dosa kepala dinas,” tegasnya. (*/kdon)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Meningkatkan Kesadaran Orang Tua: Aksi Damai dalam Memilih Tontonan Bermutu untuk Anak

18 Desember 2024 - 08:38

Aksi damai di Jalan Sudirman

Pemilu Kepala Daerah: Menyambut Demokrasi yang Menyatukan dan Damai

17 Desember 2024 - 09:10

Pemilihan Kepala Daerah (Foto: unsplash.com)

Memperkuat Pertahanan Negara dengan Pembelian Pesawat Jet Canggih untuk Keamanan Perbatasan

17 Desember 2024 - 08:34

Pameran jet tempur di Korea

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

12 Desember 2024 - 21:10

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat - Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

12 Desember 2024 - 17:58

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal - Pelatihan Memperkuat Pariwisata KSB Melalui Digitalisasi dan Kolaborasi

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu

12 Desember 2024 - 17:19

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu - TPS Bupati Sumbawa Barat
Trending di NEWS