Taliwang, KOBARKSB.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merilis informasi terbaru terkait angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tahun 2023. Menurut data BPS KSB, saat ini angka kemiskinan di Sumbawa Barat berkisar 12,95% atau turun sekitar 0,07% dari tahun 2022, yaitu, sebanyak 13,02%.
Bahkan selama kurun waktu 5 tahun terakhir, persentase penduduk miskin di Sumbawa Barat selalu lebih rendah dibanding dengan persentase penduduk miskin Kabupaten Sumbawa yang notabene merupakan bekas kabupaten induk.
“5 tahun terakhir, kemiskinan di Sumbawa Barat cenderung mengalami penurunan. Meskipun pada tahun 2021 lalu pernah mengalami kenaikan karena pandemi Covid-19,” beber Yassinta Ben Katarti, Kepala BPS KSB, Rabu, (25/10).
Selain KSB, jelas Yassinta, 4 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) juga mengalami penurunan angka kemiskinan pada tahun 2023, yakni; Kabupaten Lombok Utara dari sebelumnya 25,93% turun menjadi 25,80% atau sekitar 0,13%. Kabupaten Bima dari sebelumnya 14,50% menjadi 14,39% atau turun sekitar 0,11%.
“Kota Mataram dari sebelumnya 8,63% menjadi 8,62% atau sekitar 0,1%. Dan yang terakhir adalah Kota Bima. Dari sebelumnya 8,80% turun menjadi 8,67% atau sekitar 0,13%,” terang Yassinta.
Menanggapi rilis BPS KSB, Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, menyatakan, bahwa pencapaian yang diraih Sumbawa Barat tahun ini merupakan hasil gotong royong dan kolaborasi yang dilakukan semua stakeholder terkait.
“Intervensi semua sektor pergerakan ekonomi masyarakat kita memang sudah dilakukan pemerintah. Hal itu telah membawa pengaruh positif terhadap penurunan kemiskinan di KSB,” ujar Musyafirin.
Apalagi penurunan angka kemiskinan di Sumbawa Barat, lanjutnya, malah lebih baik dibanding Provinsi NTB. Yang mana pada tahun ini, angka kemiskinan NTB menyentuh angka 13,85% atau naik sekitar 0,17% dari tahun sebelumnya 13,68%.
“12,95% ini sudah sangat bagus dibanding kabupaten lain. Mereka malah mengalami kenaikan di tahun 2023 ini. Kedepan kita akan kembali mengintervensi sektor-sektor yang memungkinkan menurunkan angka kemiskinan. Tentunya melalui program strategis pemerintah,” tutup Bupati Sumbawa Barat. (*/kdon)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 97
Taliwang, KOBARKSB.com - Kabar menggembirakan datang dari sektor kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat. Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren positif penurunan angka kemiskinan di wilayah ini. Berdasarkan publikasi "Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2024", persentase penduduk miskin di Sumbawa Barat pada tahun 2023 mencapai 12,95%.… - 93
Taliwang, KOBARKSB.com - Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan meningkat pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Yakni, dari 20,20 ribu jiwa pada tahun 2020 menjadi 21,51 ribu jiwa pada tahun 2021. Atau 13,34% pada tahun 2020, menjadi 13,54% pada tahun 2021. Hal tersebut terungkap dalam Katalog… - 92
Taliwang, KOBARKSB.com - Pasca diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa tahapan Pemilu 2024 dimulai 14 Juni 2022. Seketika tensi politik di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai memanas. Genderang perang antar bakal kandidat Kepala Daerah dan bakal calon legislatif pun telah ditabuh. Sayangnya, kondisi ini berakibat pada terkotak-kotaknya birokrasi setempat dan… - 92
Taliwang, KOBARKSB.com - Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebentar lagi akan menginjak usia 19 tahun. Untuk memperingati hari lahir (Harla) KSB ke-19, Pemerintah KSB mengusung slogan "Sumbawa Barat Smart". Adapun maksud dan tujuan dari logo Sumbawa Barat Smart, menurut rilis Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, yang diterima media ini, Senin, (31/10), adalah…




Komentar