Taliwang, KOBAR – Kekeringan sudah mulai melanda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terutama di wilayah kecamatan Poto Tano. Akibatnya, masyarakat mengalami gagal panen jagung dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Informasi awal yang diterima media ini, akibat tidak ada air dan lahan kering, apalagi daerah itu masuk kategori tadah hujan, ada sekitar 174 hektar lahan jagung yang telah ditanami tidak akan bisa dipanen, bahkan masyarakat sudah memotongnya. Langkah masyarakat itu agar tidak mengalami kerugian lebih besar.
Kerugian yang dialami masyarakat itu telah disampaikan kepada pemerintah melalui Kepala Desa (kades) masing-masing dengan harapan mendapat bantuan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, dimana saat ini sudah masuk kategori kelangkaan air bersih. “Saya sudah mendapat laporan dari kades soal kekeringan yang terjadi wilayah Poto Tano,” ucap kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Drs Tholib Abdullah.
Diakui Tholib jika saat ini Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masuk kategori fase kemarau panjang, sehingga pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dushutbuntan) untuk mendapatkan data pertanian, termasuk kawasan yang sudah merasakan kekeringan, agar bisa menjadi bahan laporan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Masih keterangan Aby sapaan akrabnya, sebelum mengambil langkah dalam menangani fase kemarau panjang yang berujung pada kekeringan, pihaknya akan meminta kepada Bupati KSB untuk mengeluarkan surat penetapan tanggap darurat bencana kekeringan. Surat itu menjadi acuan BPBD untuk mengambil langkah, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk beberapa wilayah yang terdata kesulitan mendapatkan air bersih.
Dibeberkan Aby, BNPB memiliki Dana Siap Pakai (DSP) yang bisa diusulkan penggunaannya, namun usulan itu harus mendasar, termasuk harus ada surat keputusan dari pimpinan daerah tentang diperlukana tanggap darurat. Melihat kondisi realitas maka dipandang perlu ditetapkan tanggap darurat.
“Setelah ada surat keputusan Bupati tentang tanggap darurat bencana kekeringan, kami dari BPBD akan langsung bereaksi, apalagi BPBD KSB memiliki anggaran untuk pemenuhan air bersih selama 15 hari seperti yang pernah dilakukan beberapa tahun sebelumnya,” lanjut Aby. (kimt)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 60
Taliwang, KOBAR - Kebakaran karena kekeringan atau mungkin terjadi pembakaran lahan dengan sengaja yang terjadi saat ini, sehingga terlihat cukup banyak titik api. Hal itu bisa dibuktikan dengan membumbung tinggi asap pada kawasan hutan maupun perkebunan masyarakat. Beberapa titik api juga terlihat dalam kota Taliwang, baik itu di bukit Sebubuk maupun… - 52
Taliwang, KOBAR - Sebanyak 18 Desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dilaporkan telah siap untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak, Besok, Minggu, (7/10). 18 jabatan Kepala Desa tersebut akan diperebutkan oleh 56 orang Calon Kepala Desa. Pemerintah KSB melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), menyatakan telah mempersiapkan… - 51
Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diminta untuk lebih serius dalam mengantisipasi dampak kekeringan yang sudah mulai dirasakan saat ini, terutama yang akan dirasakan oleh masyarakat petani, baik yang sudah menanam maupun yang akan menanam. Tekhnis langkah yang dilakukan harus melalui kajian dan analisa lingkungan, karena berbeda penanganan kasus… - 50
Taliwang, KOBAR - Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM dengan seluruh pimpinan Satuan Kerja (Satker) akan intens digelar. Rakor itu sendiri termasuk sebagai ajang evaluasi kinerja masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), karena pada kesempatan itu, orang nomor wahid di… - 50
Firin: Tak ada Lagi yang Meminta-minta Proyek Ke Bupati dan Wabup Taliwang, KOBAR - Tim khusus monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan beberapa program yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilaporkan telah dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) guna untuk memastikan agar proyek penunjukan langsung (PL) di lingkungan Pemerintah… - 49
Taliwang, KOBAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan mengusulkan permohonan kepada Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk ditetapkan tanggap darurat kekeringan. Penetapan itu menjadi dasar untuk bisa menangani dan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih. Kepala pelaksana BPBD KSB, Drs Thalib Abdullah yang ditemui media ini dalam ruang kerjanya senin…





