Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 20 Jan 2016

Direktur Masih ‘Digantung’, Pelayanan RSUD Terganggu


Direktur Masih ‘Digantung’, Pelayanan RSUD Terganggu Perbesar

Hatta: Harus Segera Definitif!

Taliwang, KOBAR – Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), hingga saat ini masih ‘digantung’. Pasca ditinggal dr. Hj. Dwidia Mertasari, kedudukan tersebut hanya dijabat oleh seorang pelaksana tugas (Plt).

Hal itu dikatakan anggota Komisi I DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Hatta, hingga mendesak pemerintah setempat untuk segera menetapkan Direktur di RSUD itu.

“Pemda harus cepat mendefinitifkannya agar pelayanan publik di RSUD tersebut tidak terhambat dan terlambat dalam pengambilan keputusan,” katanya.

Menurutnya, jabatan Direktur secara definitif tidak bisa dianggap remeh karena sangat penting dalam pelayanan RSUD. Apalagi RSUD merupakan instansi pemerintah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan pucuk pimpinannya adalah posisi penting untuk mengambil keputusan dalam  menjalankan kebijakan.

“Jadi mesti segera didefinitifkan Direkturnya agar kinerja dan pelayanan RSUD tidak terganggu,” ujarnya.

Menurutnya keputusan penetapan Dirut RSUD itu merupakan wewenang pemerintah daerah.

“Tidak masalah nanti siapa yang akan ditetapkan. Tapi yang pasti itu harus segera, karena Direktur RSUD definitif memiliki fungsi yang akan mengkoordinir segalanya, baik itu menyangkut pelayanan hingga fasilitas RSUD,” urainya.

Politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan,  berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) pihaknya dengan  intansi terkait, dijumpai ada beberapa hambatan yang memang dihadapi pihak RSUD sehingga tidak dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Hambatan- hambatan itu antara lain kurangnya tenaga medis dan minimnya SDM yang tersedia. Termasuk juga status Direktur RSUD yang masih di Plt-kan, juga ikut menghambat perkembangan RSUD. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 65
    Pelayanan RSUD Asy-Syifa’ Dinilai Masih Setengah Hati“Administrasi Lebih Utama Daripada Keselamatan Pasien” Taliwang, KOBAR - Salah satu keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), kepada media ini, mengeluh dan mengaku sakit hati terhadap pelayanan rumah sakit daerah itu. Pasalnya, penanganan pasien selama di rumah sakit itu, hingga kemudian dirujuk ke rumah…
  • 62
    Kejar Akreditasi Perdana, Segenap Personil RSUD Asy-Syifa’ Kompak BergerakDirektur: IJS adalah Modal Utama Taliwang, KOBAR - Manejemen beserta segenap personil Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat terus meningkatkan kinerjanya terutama dalam mengejar predikat akreditasi perdana. Hal tersebut dibuktikan dengan telah terbentuknya tim akreditasi. Direktur RSUD Asy-Syifa’, dr Carlof Sitompul, mengatakan, meraih predikat akreditasi bukan hal yang mudah.…
  • 59
    Pelayanan RSUD dan BPJS “Setali Tiga Uang”Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten  Sumbawa Barat (KSB) ternyata belum optimal menjalankan fungsinya sebagai pelayan kesehatan masyarakat yang baik. Banyak pasien rujukan mengeluh akibat tidak profesionalnya tim medis maupun pendamping RSUD, yang terkesan lepas tangan dalam menyelesaikan proses administrasi pasien…
  • 59
    Manajemen RSUD Disinyalir Tak Harmonis, Proses Akreditasi Bakal TergangguHatta: Harus Segera Terjadi Rekonsiliasi Taliwang,  KOBAR - Anggota Komisi  I DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Hatta, meminta agar pemerintah setempat dapat mengawasi maupun melakukan pembenahan di internal manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’. Hal ini disampaikan, karena ia mensinyalir manajemen di lembaga pelayanan kesehatan milik Pemerintah tersebut terkesan kurang harmonis. Diungkapkan…
  • 57
    Kinerja Pelayanan Kesehatan di KSB Masih Rendah“Dinkes Luncurkan Program 5S” Taliwang, KOBAR - Pelayanan keperawatan di rumah sakit maupun di Puskesmas, merupakan pelayanan yang paling sentral dan perlu mendapat perhatian. Perawat dan dokter berinteraksi dengan pasien dan keluarga selama 24 jam, disinilah para tenaga medis dituntut untuk memberikan pelayanannya secara komprehensif, baik itu dari pelayanan fisik, psikologi,…
  • 54
    RSUD Asy-Syifa' Jalankan Program PONEK Selama 24 JamTaliwang, KOBAR - Dalam rangka mendukung program prioritas nasional, yaitu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan angka kesehatan ibu dan bayi. Maka dari itu, Rumah Sakit Umum Daerah Asy Syifa (RSUD Asy Syifa),  Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), melaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), selama 24 jam…
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM