Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 24 Mei 2016

Meski Tersangkut Hukum, Proyek PLTS Tetap Akan Diakomodir di APBDP


Meski Tersangkut Hukum, Proyek PLTS Tetap Akan Diakomodir di APBDP Perbesar

Taliwang, KOBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbawa Barat melalui Komisi III akan mengusulkan ketersediaan listrik di sejumlah wilayah pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) mendatang. Termasuk membahas mengenai ketersediaan anggaran pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea dan Desa Talonang Kecamatan Sekongkang.

Ketua Komisi III, Dinata Putrawan ST, mengatakan, pembahasan mengenai kelistrikan itu diperuntukan bagi daerah yang belum tersentuh jaringan listrik. Selain itu akan didalami juga kondisi mangkraknya pembangunan PLTS di dua wilayah tadi.

“Pembahasan itu nantinya lebih difokuskan pada upaya mencari solusi. Tidak menutup kemungkinan, kita juga akan mengusulkan penambahan anggaran, apakah untuk merampungkan pembangunan PLTS yang terhenti, atau menggunakan model energi lain untuk mendorong listrik masuk ke daerah yang belum tersentuh,” ungkapnya.

Khusus mengenai tidak rampungnya pembangunan PLTS, ia menilai tentu sangat merugikan bagi wilayah penerima. Untuk itu, melalui pembahasan APBDP yang akan digelar awal Juni mendatang, PLTS akan dibahas secara serius.

“Yang jelas PLTS ini akan menjadi atensi. Kita juga akan menawarkan ke anggota lainnya untuk memberikan solusi mengenai keberlanjutannya, apakah akan dianggarkan lagi pembangunannya atau tidak,” timpalnya.

Terlepas dari persoalan itu, Dinata juga mengaku mendengar adanya upaya pengumpulan data terkait PLTS itu oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa. Ia menghargai langkah Kejari jika memang mengendus adanya indikasi penyimpangan didalam pembangunannya.

“Kita hargai proses itu. Tetapi yang terpenting bagaimana mendorong pembangunan PLTS itu rampung agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tukasnya.

Seperti diketahui, pembangunan PLTS di Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea dan Desa Talonang Kecamatan Sekongkang sejauh ini memang menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya, pembangunannya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 800 juta hinga pengerjaannya berakhir tahun 2015 lalu, progres pembangunannya kurang dari 40 persen hingga berimbas pada pemutusan kontrak. Meski demikian, rencana pembangunan PLTS ini kembali akan dilanjutkan menggunakan APBDP mendatang. Apabila hal ini teralisasi maka akan berimplikasi pada penerimaan DAU daerah 2017 mendatang.

Dalam hal ini, pihak Kejari Sumbawa pun sudah mulai melakukan pemanggilan maupun mengumpulkan data terkait pembangunan PLTS ini. Informasi yang diterima media, salah satu yang dipanggil adalah Kuasa Direktur Perusahaan pelaksana proyek. (kjon/ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 54
    Komisi III DPRD KSB akan Memperkuat Fungsi PengawasanTaliwang, KOBAR - Rapat internal yang dilaksanakan komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada rabu 1/10 kemarin menyepakati beberapa hal penting, baik akan segera melakukan rapat kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), respon terhadap isu aktual, termasuk akan memperkuat fungsi pengawasannya. Ketua komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan ST…
  • 52
    Komisi III Akan Panggil DPU Soal Proyek Air Bersih Rarak RongesDinata: Semua Pihak Terkait Akan Dimintai Keterangan Taliwang, KOBAR - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbawa Barat mengapresiasi  langkah Kepala Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea, yang sebelumnya telah menyampaikan keluhannya atas tidak berfungsinya jaringan air bersih hasil proyek Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di Desanya. Karena itu keluhan…
  • 47
    Komisi III Minta Pemerintah Evaluasi InvestorTaliwang, KOBAR - Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah meminta Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang hendak melakukan investasi. Evaluasi itu dilakukan kepada yang telah memegang ijin maupun yang sedang berproses. Ketua komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan ST kepada media…
  • 44
    Sejumlah Plafon RSUD Asy-Syifa’ Terancam Ambruk“Komisi III Akan Panggil DPU dan Managemen RSUD” Taliwang, KOBAR - Komisi III DPRD Sumbawa Barat memastikan dalam waktu dekat ini akan memangil Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dalam kaitan mengklarifikasi proses pembangunan gedung RSUD Asy-Syifa’. Menyusul item bangunan berupa plafon gedung tersebut yang kerap mengalami kerusakan. Ketua Komisi III DPRD Sumbawa…
  • 42
    Alat Kelengkapan Dewan TerbentukTaliwang, KOBAR - Alat kelengkapan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan ditetapkan dalam sidang paripurna yang sedianya dilaksanakan pada selasa 30/9 (hari ini, red). Meskipun belum waktu penetapan, komposisi alat kelengkapan dewan sudah bisa diketahui. Informasi yang berhasil dihimpun media ini, komposisi untuk komisi I diketuai oleh Drs M Thamzil MM…
  • 42
    Komisi III akan Tinjau Proyek Normalisasi LeboTaliwang, KOBAR - Proyek pemasangan talud dan pembangunan bendung yang merupakan proyek normalisasi lebo Taliwang akan ditinjau oleh komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), namun sebelum melihat langsung lokasi proyek itu, komisi III akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mendapatkan keterangan tekhnis tentang proyek tersebut. Ketua komisi III DPRD…
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM