Taliwang, KOBAR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada mayarakat. Bahkan untuk memenuhi standar pelayanan rumah sakit type C, managemen RSUD akan menambah lagi jumlah dokter spesialis.
Direktur RSUD Asy-Syifa’ melalui Kasi Penyedia medik, Ns Ida Ellyza SKep, mengatakan, penambahan jumlah dokter spesialis tersebut merupakan salah satu upaya untuk menekan angka pasien rujuk.
“Penambahan dokter spesialis itu adalah upaya kami memaksimalkan pelayanan. Kedua dokter spesialis itu adalah dokter spesialis kandungan dan spesial penyakit dalam,” katanya.
Tidak hanya itu, dalam waktu dekat ini managemen RSUD Asy-Syifa’ juga akan mendatangkan dokter spesalis radiologi. Dokter ini didatangkan untuk mendukung pelayanan radiologi digital baru yang diadakan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) kesehatan 2016.
“Managemen mendatangkan dokter-dokter spesialis tersebut sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Targetnya, beberapa tahun ke depan RSUD Sumbawa Barat akan mampu menjadi RSUD rujukan terlengkap di pulau Sumbawa,” jelasnya.
Pembenahan yang telah dilakukan manajemen RSUD, seperti penambahan fasilitas Alkes dan penambahan SDM sejak beberapa bulan terakhir ini secara drastis telah mampu menekan angka rujukan. Saat ini pasien rujukan hanya dilakukan untuk sejumlah kasus sub spesialis. Seperti kasus penyakit bedah tulang dan bedah syaraf.
“Pembenahan yang kita lakukan selama ini tidak sia-sia. Dengan jumlah SDM kesehatan yang memadai dapat menurunkan angka rujukan serta dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” demikian Ellyza. (ktas)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 58
Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat pada tahun anggaran 2015 memberikan suntikan dana sebesar Rp 4,6 miliar untuk menambah perlengkapan Alat Kesehatan (Alkes) yang akan diperuntukkan di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Direktur RSUD KSB, dr Hj Dwidia Mertasari mengatakan, anggaran yang diberikan oleh pemerintah itu akan… - 56
“Dinkes Luncurkan Program 5S” Taliwang, KOBAR - Pelayanan keperawatan di rumah sakit maupun di Puskesmas, merupakan pelayanan yang paling sentral dan perlu mendapat perhatian. Perawat dan dokter berinteraksi dengan pasien dan keluarga selama 24 jam, disinilah para tenaga medis dituntut untuk memberikan pelayanannya secara komprehensif, baik itu dari pelayanan fisik, psikologi,… - 54
Taliwang, KOBAR - Keluarga Yeni, warga Lingkungan Sebok Kelurahan Dalam, yang merupakan korban kecelakaan merasa keberatan dengan sikap dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IDG) milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), lantaran meninggalkan pasien yang membutuhkan pelayanan medis. Husain Robi, orang tua korban menuturkan, dokter jaga saat itu… - 53
Taliwang, KOBAR - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KSB didesak untuk dievaluasi. Permintaan tersebut diutarakan wakil ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Muhammad Hatta, menyusul dalam beberapa waktu terakhir banyak keluhan terkait proses pelayanan yang selama ini telah disajikan fasilitas kesehatan milik pemerintah itu. “RSUD ini kan baru… - 52
Taliwang, KOBAR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang konon dibangun dihajatkan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bumi pariri lema bariri, ternyata hanya isapan jempol belaka. Bangunan RSUD yang masih menempati bekas lokasi Puskesmas Taliwang, mau tidak mau membuat sarana dan prasarana yang dimiliki menjadi terbatas,… - 52
Hatta: Harus Segera Definitif! Taliwang, KOBAR - Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), hingga saat ini masih ‘digantung’. Pasca ditinggal dr. Hj. Dwidia Mertasari, kedudukan tersebut hanya dijabat oleh seorang pelaksana tugas (Plt). Hal itu dikatakan anggota Komisi I DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Hatta, hingga mendesak…
Komentar