Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 21 Nov 2016

Penambang Emas Dilarang Buang Limbah Ke Sungai


Penambang Emas Dilarang Buang Limbah Ke Sungai Perbesar

Taliwang, KOBAR – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan akan melakukan sosialisasi kepada para penambang emas tradisional untuk tidak membuang limbah tambangnya ke aliran sungai. Hal itu dilakukan menyusul adanya hasil uji sample air sungai oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan tim dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang menyebutkan, kondisi air di beberapa aliran sungai terindikasi terpapar bahan kimia berbahaya jenis Merkuri.

Kepala BLH, H Usman HI, mengatakan, berdasarkan hasil koordinasinya dengan Dinas ESDM, hasil uji sample itu memang ditemukan adanya kandungan Merkuri (Hg) pada aliran air sungai  di Kecamatan Taliwang dan aliran air sungai di Desa Moteng Kecamatan Brang Rea.

“Aliran air Sungai di kedua wilayah itu dinyatakan positif tercemar Merkuri. Tapi persentasenya tidak melebihi ambang batas atau melampaui baku mutu kelas II sekitar 002 Mg/L. Kisaran kadar yang berhasil diuji mulai dari 002 Mg/L sampai dengan 1, 72 Mg/L di wilayah hilir,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun persentasi terpaparnya aliran air sungai itu berada dibawah ambang batas, namun tetap akan dapat menimbulkan dampak. Baik dari sisi kesehatan maupun lingkungan.

“Oleh karenanya sosialisasi akan kembali kita lakukan. Kita juga berencana akan melokalisasi keberadaan gelondong yang aktifitasnya berdekatan dengan aliran sungai,” timpalnya.

Lepas dari terpaparnya aliran sungai tersebut, pihaknya juga mendesak agar PT Indotan selaku pemilik lahan konsesi segera beraksi termasuk melakukan pembinaan terhadap para penambang emas tradisional sesuai komitmen yang pernah disampaikan sebelumnya.

“Ada keterkaitan antara penambang emas tradisional dengan PT Indotan ini. Untuk itu segera lakukan pembinaan,” tukasnya.

Sementara terpisah, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir H Muslimin HMY MSi, membenarkan, jika sejauh ini Indotan selaku pemilik lahan konsesi belum memberikan informasi terkait rencananya untuk melakukan pembinaan kepada para penambang emas tradisional.

“Dulu mereka gencar menyampaikan akan melalukan pembinaan itu. Kini mereka seolah menghilang dan tidak ada tidak lanjut sama sekali. Kalau memang serius berinvestasi semestinya itu sudah harus dilakukan termasuk komitmennya yang akan melakukan pembinaan terhadap penambangan tradisional yang ramah lingkungan,” demikian Muslimin. (kjon)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 49
    Sungai di KSB Positif Tercemar MerkuriTaliwang, KOBAR - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mengantongi hasil uji laboratorium terkait tingkat pencemaran air sungai di wilayah setempat. Hasil uji lab tersebut menyebutkan beberapa aliran sungai sudah terpapar limbah merkuri. Kepala Dinas ESDM, melalui Kasi Penambangan Umum, Trisman ST MM, menyatakan, hasil laboratorium yang dilakukan…
  • 37
    Borax Diklaim Lebih Ramah Lingkungan Dibanding MerkuriTaliwang, KOBAR - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan gencar melakukan pembinaan dalam hal mengajak masyarakat utamanya pelaku penambangan rakyat untuk menggunakan Borax pada proses pemurnian mineral emas. Pasalnya, penggunanan bahan kimia jenis tersebut dianggap tidak akan menimbulkan pencemaran dan ramah lingkungan. Kepala Dinas ESDM…
  • 36
    Limbah B3 Newmont Potensi PADUsman: Pemerintah Daerah Hanya Jadi Tukang Kontrol Taliwang, KOBAR - Limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) yang dihasilkan oleh operasional PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dikabarkan tetap dikumpulkan pada Tempat Penampungan Sementara (TPS) milik perusahaan, karena limbah tersebut akan dikirimkan ke perusahaan pembeli. Sehingga dengan sendirinya, keberadaan limbah itu memiliki nilai ekonomis yang…
  • 35
    Dikbudpora Dituding Tutup Mata Soal Proyek Ruang Kelas SMKN 1 Brang Rea“Bangunan Mangkrak Sejak Tahun 2011” Brang Rea, KOBAR - Prihatin dengan kondisi proyek pembangunan ruang kelas di SMKN 1 Brang Rea yang sudah lama terbengkalai dan tak terurus. Salah seorang wakil rakyat dari wilayah tersebut mendesak Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui dinas terkait untuk segera merespon persoalan itu, dan jangan…
  • 34
    Waspada Banjir, BLH Minta Warga Hentikan Buang Sampah Di SungaiTaliwang, KOBAR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk mengajak masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di bantaran sungai maupun langsung ke sungai itu sendiri, karena akan menyebabkan tercemarnya air sungai, termasuk bakal menjadi biang terjadinya bencana banjir nantinya. Sekretaris BLH, Syafruddin BE kepada media ini mengaku, pihaknya…
  • 33
    Dinas ESDM KSB ‘Abai’ Ancaman PETITaliwang – Maraknya Penambangan Tanpa Ijin (PETI) di wilayah Sumbawa Barat, ternyata belum membuat jajaran Dinas Energi Sumber Daya Mineral setempat untuk mempercepat penanganannya. Padahal, dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Sumbawa Barat, bahwa aktifitas pertambangan dengan mekanisme manual dan menggunakan bahan beracun berbahaya itu telah mulai mempengaruhi lingkungan, terutama…
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

12 Desember 2024 - 21:10

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat - Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

12 Desember 2024 - 17:58

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal - Pelatihan Memperkuat Pariwisata KSB Melalui Digitalisasi dan Kolaborasi

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu

12 Desember 2024 - 17:19

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu - TPS Bupati Sumbawa Barat

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATR/BPN

10 Desember 2024 - 19:23

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATRBPN - Taliwang Sumbawa Barat

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap: Pelayanan Publik Sudah Mantap

5 Desember 2024 - 12:56

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap Pelayanan Publik Sudah Mantap - Iklan Layanan Masyarakat Sumbawa Barat
Trending di IKLAN LAYANAN MASYARAKAT