Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 28 Jan 2017

ASN Bolos Kerja Diancam Potong TKD


ASN Bolos Kerja Diancam Potong TKD Perbesar

“Absensi Sidik Jari Diberlakukan Pada Tiap SKPD”

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berikhtiar untuk terus mengawasi tingkat kehadiran pegawainya. Tak ayal, di tahun 2017 ini seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diupayakan untuk memiliki absensi sidik jari online. Dan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos kerja diancam sanksi tegas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), H Abdul Malik Nurdin SSos MSi,  tak memungkiri masih banyak instansi yang belum memiliki absen sidik jari online. Seperti halnya beberapa puskesmas dan sejumlah sekolah yang tersebar di seluruh wilayah. Terhadap kekurangan itu, pihaknya akan mengupayakan untuk melengkapinya di tahun ini.

“Kita akan upayakan untuk melengkapinya. Tentu dalam pengadaannya terlebih dahulu akan disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan memberlakukan sistem absensi online tersebut diharapkan hasilnya akan efektif untuk meningkatkan kehadiran dan disiplin ASN dalam mematuhi jam masuk kerja, istirahat dan jam pulang kerja. Dalam satu hari seluruh ASN di lingkup Pemkab Sumbawa Barat harus melakukan tiga kali absensi yakni saat masuk kantor, istirahat dan saat pulang kerja.

”Tidak ada alasan lagi ASN datang, pulang lebih cepat atau tidak berada di kantor saat jam kerja. Bahkan nanti sanksinya jelas dan juga berpengaruh terhadap pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD),” terangnya.

Pemotongan TKD ini jumlahnya bervariasi. Seperti, ASN yang tidak masuk sehari maka TKD-nya akan dipotong sebanyak lima persen. Lima hari tidak masuk, bisa-bisa TKDnya juga terancam tidak ada.

“Jadi, sistem absensi online tidak bisa dianggap main-main dan tidak bisa diintervensi. Mau masuk tepat waktu, telat atau tidak masuk sekali, itu semua konsekuensinya di mereka (ASN),” imbuhnya.

Selain bisa dimonitor setiap hari, kata dia, hasil absensi tersebut juga bisa direkap setiap minggu, setiap bulan bahkan diakumulasi satu tahun. Jika hasil rekapan absensi  terdapat akumulasi ketidakhadiran melebihi ketentuan, maka bisa-bisa ASN itu juga dikenakan sanksi kepegawaian.

Ia kembali menyatakan, dari hasi evaluasi tingkat kehadiran ASN setelah diberlakukannya sistem absensi online tersebut, jauh meningkat dibandingkan dengan sebelum diberlakukannya absensi online.

“Hasil monitoring sangat efektif dengan cara ini untuk meningkatkan kedisiplinan dan tingkat kehadiran. Kedepan akan terus diperkuat sistemnya, sehingga kekurangan dan kelemahan bisa ditutupi,” pungkasnya. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 52
    Pemerintah Bayar TKD Untuk Tiga BulanTaliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) membayar Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tertunda. Yang mana saat ini sedang dalam proses pencairan, karena Bupati KSB sudah memerintahkan untuk diproses. Kabag Humas Protokol, Najamuddin Amy, S.Sos, MM kepada media senin 15/12 kemarin menyampaikan, saat ini proses…
  • 49
    K2 Bisa Ikut Seleksi CPNSTaliwang, KOBAR - Aparatur pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang tercatat sebagai tenaga honorer kategori dua (K2) bisa mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sebentar lagi akan digelar dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) atau perangkat seleksi berbasis komputerisasi. Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (BK Diklat) KSB, Abdul Malik…
  • 46
    Dipastikan, Ada Formasi Wajib Ber-KTP KSBTaliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah menerima formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2014, namun belum bisa dipublikasi secara terbuka, lantaran masih menunggu keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang jadwal pelaksanaan seleksi. Meskipun belum diumumkan secara terbuka, bisa dipastikan ada beberapa formasi yang mewajibkan peminatnya…
  • 44
    Akhirnya TKD Aparatur KSB TerbayarkanTaliwang, KOBAR - Sumringah terpancar pada aparatur lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), lantaran Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang merupakan pendapatan tambahan sudah terbayarkan. Kabag Humas Protokol, Najamuddin Amy S.Sos, MM melalui selularnya rabu 8/10 mengatakan, pemerintah tetap konsisten untuk membayar TKD, hanya saja ada proses yang harus dilalui, sehingga terjadi…
  • 43
    Hasil Seleksi CPNS Sudah Ada, Panitia akan Surati PesertaTaliwang, KOBAR - Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan cara Computer Assisted Test (CAT) untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah diterima, namun belum bisa diumumkan, lantaran masih menunggu keputusan dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kalau hasil sudah kami terima, namun belum bisa diumumkan karena masih menunggu keputusan Gubernur,…
  • 43
    Perilaku Aparatur Bolos Kerja di KSB Sudah Biasa?“Hadir Hanya Untuk Isi Absen Pagi dan Sore” Taliwang, KOBAR - Aparatur di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditengarai tidak mematuhi jam kerja baru. Buktinya, diantara pukul 13.00-15.00, mayoritas kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selalu sepi, sehingga nyaris tidak ada pelayanan pemerintahan, bahkan ada aparatur yang datang menjelang…
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM