Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 15 Okt 2022

Menkes Uji Coba Pelayanan Kesehatan Primer Terpadu di Sumbawa Barat


Menkes Uji Coba Pelayanan Kesehatan Primer Terpadu di Sumbawa Barat Perbesar

Jereweh, KOBARKSB.comKementerian Kesehatan memperkuat komitmennya dalam melakukan transformasi pelayanan primer dengan melakukan uji coba Integrasi Layanan Primer (ILP) selama 90 hari di 9 lokasi, yang mewakili wilayah perkotaan, pedesaan, desa terpencil, dan desa sangat terpencil.

Salah satu lokasi uji coba adalah Puskesmas Jereweh, yang berkesempatan dikunjungi Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Jumat, (14/10).

Didampingi Wakil Gubernur NTB, dan Bupati Sumbawa Barat, Menkes mengapresiasi fasilitas pelayanan kesehatan primer yang ada di Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Apresiasi tersebut, disampaikan usai melihat secara langsung pelayanan kesehatan, fasilitas kesehatan dan SDM kesehatan yang ada di Posyandu Prima dan Puskesmas Jereweh.

“Saya sangat kagum, saya sudah datang mungkin ke lebih dari 100 Puskesmas, dan ini salah satu yang terbaik yang saya pernah saya lihat,” kata Menkes.

Menkes menilai, berbagai pelayanan yang ada di Puskesmas Jereweh telah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup standar pelayanan kesehatan yang layak yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien, optimalisasi edukasi dan pemantauan kesehatan masyarakat, serta penguatan promotif preventif termasuk deteksi dini penyakit.

Pelayanan kesehatan juga telah mencakup seluruh siklus hidup manusia, mulai dari bayi hingga lansia, dan telah terintegrasi dengan  pelayanan kesehatan di tingkat dusun, yakni, Posyandu Prima dan Posyandu Keluarga milik Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Melalui integrasi ini, tadi saya lihat datanya sudah banyak masyarakat di Desa Beru dan Desa Goa yang mendapatkan pelayanan kesehatan primer berkualitas sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” ujar Menkes.

Tak hanya itu, Menkes juga mengapresiasi semangat dan antusiasme kader-kader kesehatan di Posyandu Prima dan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Pasalnya, dalam kurun waktu 3 bulan, program kunjungan rumah terselesaikan dan kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan kian meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa perlahan kesadaran masyarakat untuk mengecek kesehatan serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan semakin meningkat.

“Peranan kader-kader di Posyandu dan Puskesmas sangat penting. Karenanya, di setiap kunjungan, saya bukan hanya ketemu para dokter, saya juga bertemu dengan para kader karena mereka memiliki peran yang sangat penting untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat,” tutur Menkes.

Meski telah berjalan dengan lancar, Menkes berharap praktik baik tersebut bisa terus ditingkatkan, diperluas dan diaplikasikan di Puskesmas daerah lain, dalam rangka mencapai tujuan Integrasi Layanan Primer, yakni, penyediaan layanan kesehatan dasar yang bermutu, berkualitas dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mewujudkan target tersebut, Menkes menekankan, bahwa Kementerian Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri. Harapannya, transformasi kesehatan ini menjadi gerakan bersama yang tidak hanya dikerjakan pemerintah, melainkan dilaksanakan secara gotong royong oleh seluruh komponen bangsa, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, agar fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh pelosok tanah air semakin merata dan berkualitas.

“Tidak mungkin kita bisa melakukannya sendiri, kita harus bersama-sama. Tidak mungkin kita bisa eksklusif, Kemenkes harus inklusif. Tidak mungkin ini berhasil kalau kita pendekatannya hanya pendekatan program, tetapi ini harus menjadi pendekatan yang sifatnya gerakan. Dimana semua komponen bangsa ikut berperan untuk menyukseskan transformasi pelayanan kesehatan primer kita,” pungkas Menkes Budi Gunadi Sadikin. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 92
    Bupati KSB: Pertambangan Punya Andil Besar Untuk Pengangguran dan KemiskinanTaliwang, KOBARKSB.com - Menurut Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, bahwa dengan keberadaan industri pertambangan, sektor ini sangat berperan besar terhadap angka pengangguran dan kemiskinan di daerah. “Terkait dengan pengangguran, bahwa KSB sebagai daerah tambang terdapat banyak sekali pendatang. Dan dampak dari mutasi penduduk, banyak berimbas pada peningkatan kemiskinan,” kata…
  • 90
    Bupati Sumbawa Barat Raih STBM Award Paripurna dan Padapa Swasti Saba 2023Jakarta, KOBARKSB.com - Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih dua penghargaan sekaligus di bidang kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dua penghargaan itu masing-masing Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award kategori Paripurna dan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) kategori Padapa Swasti Saba. “Penghargaan ini menjadi penyemangat kita untuk…
  • 89
    Kepala Daerah dan Sekda Sibuk Tebar Pesona Hadapi 2024, Birokrasi di KSB Terkotak-kotak dan Berkinerja BurukTaliwang, KOBARKSB.com - Pasca diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa tahapan Pemilu 2024 dimulai 14 Juni 2022. Seketika tensi politik di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai memanas. Genderang perang antar bakal kandidat Kepala Daerah dan bakal calon legislatif pun telah ditabuh. Sayangnya, kondisi ini berakibat pada terkotak-kotaknya birokrasi setempat dan…
  • 89
    Bupati Minta ASN KSB Jadi Contoh yang Baik dalam Bermedsos di Tahun PolitikTaliwang, KOBARKSB.com - Jelang masa kampanye Pemilu 2024, Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengajak segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda KSB untuk tetap bekerja profesional dalam melayani masyarakat serta tetap menjunjung tinggi netralitas sebagai abdi negara. “Kita boleh berbeda pilihan, tetapi junjung tinggi netralitas sebagai ASN. Ini…
  • 89
    Pilkada KSB 2024 Memanas, 4 Pasangan Calon Siap BertarungTaliwang, KOBARKSB.com - Atmosfer politik di Kabupaten Sumbawa Barat semakin panas. Empat pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat periode 2024-2029 telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) KSB. Rangkaian pendaftaran dimulai pada Selasa, 27 Agustus 2024, dengan pasangan H. M. Nur Yasin dan Sumardan, menjadi…
  • 88
    Alumni BLK KSB Bingung Mau Ke Mana“Pemerintah Dituntut Peduli” Taliwang, KOBARKSB.com - Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang berada di Kecamatan Poto Tano, dilaporkan hingga saat ini telah meluluskan sekitar ratusan orang siswa. Alumni BLK tersebut berasal dari hampir seluruh Kecamatan yang ada di KSB. Namun setelah lulus pelatihan, banyak dari mereka yang…
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat

12 Desember 2024 - 21:10

AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa Barat - Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal

12 Desember 2024 - 17:58

Dongkrak Pariwisata Sumbawa Barat, AMMAN Gandeng tiket.com dan Komunitas Lokal - Pelatihan Memperkuat Pariwisata KSB Melalui Digitalisasi dan Kolaborasi

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu

12 Desember 2024 - 17:19

16.730 Warga KSB Golput, Partisipasi Pilkada Kalah Jauh dari Pemilu - TPS Bupati Sumbawa Barat

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATR/BPN

10 Desember 2024 - 19:23

Revisi RDTR Kota Taliwang Diajukan ke Kementerian ATRBPN - Taliwang Sumbawa Barat

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap: Pelayanan Publik Sudah Mantap

5 Desember 2024 - 12:56

KPK Imbau Masyarakat untuk Tidak Menyuap Pelayanan Publik Sudah Mantap - Iklan Layanan Masyarakat Sumbawa Barat
Trending di IKLAN LAYANAN MASYARAKAT