Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 14 Jan 2016

Tarif Dasar Listrik Naik, Pelayanan PLN Dikeluhkan Warga


Tarif Dasar Listrik Naik, Pelayanan PLN Dikeluhkan Warga Perbesar

“Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan”

Taliwang, KOBAR – Sebagian warga Taliwang Sumbawa Barat dibikin resah atas pemadaman listrik yang dilakukan si pemilik ‘setrum’, PT PLN Ranting Taliwang. Tanpa pengumuman, pemadaman berlangsung cukup lama pada Senin (11/1) sore sekitar pukul 02.30 Wita. Pemadaman juga terjadi di hari-hari sebelumnya. Kondisi ini kemudian menyulut keluhan warga.

Seperti diungkapkan M. Yasin (45), warga Kelurahan Menala Kecamatan Taliwang, yang menyampaikan keluhannya. “Lagi-lagi mati (padam listrik), padahal bayarnya mahal. Kalau begini ceritanya kami masyarakat sangat dirugikan,” katanya.

Ditegaskannya, masyarakat bukannya tidak ingin bersabar. Sebab, hampir setiap kali pemadaman, pihak PLN jarang memberikan pengumuman.

“Kami juga banyak urusan dan bukannya gratis, tapi beli dengan harga mahal. Kami bukannya tidak mau mengerti. Kurang sabar apa kami sebagai masyarakat yang sudah bayar mahal,” keluhnya seraya menambahkan, “Kalau dibolehkan ada perusahaan lain di bidang yang sama, akan saya pertimbangkan untuk pindah. Tapi kan tidak mungkin karena listrik dimonopoli,” sambungnya.

Pihak PLN Taliwang yang coba dikonfirmasi, tidak memberikan respons. Tak satupun dari petinggi PLN Taliwang itu menjawab panggilan telepon.

Keluhan pemadaman listrik tanpa konfirmasi kepada pembelinya ini juga datang dari penggiat LSM Sumbawa Barat, Mus Mulyadi Oyong. Ia mempertanyakan pemadaman yang berlangsung cukup lama.

“Kami menyayangkan kenapa listrik sering padam, padahal kita sudah bayar mahal. Sudah baik masyarakat setuju tapi lagi-lagi listrik padam lagi,” katanya.

Secara teknis, lanjut Oyong, adanya gangguan pelayanan listrik bisa dibenarkan. Namun jika melihat skala pemadaman yang terjadi di Taliwang dalam beberapa bulan terakhir, bukanlah menjadi hal yang wajar lagi.

“Ada apa ini. Apakah sistemnya di dalam bermasalah atau bagaimana. Kalau di dalam tidak lancar, sementara bayarnya mahal, kasihan masyarakatnya,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat bisa saja menuntut PLN karena dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Untuk itu kita berharap PLN berupaya maksimal memperbaiki sistem pelayanan listrik. Kalau pembayaran mahal, ya pelayanan ditingkatkan-lah,” tegasnya. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 42
    Direktur Masih ‘Digantung’, Pelayanan RSUD TergangguHatta: Harus Segera Definitif! Taliwang, KOBAR - Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), hingga saat ini masih ‘digantung’. Pasca ditinggal dr. Hj. Dwidia Mertasari, kedudukan tersebut hanya dijabat oleh seorang pelaksana tugas (Plt). Hal itu dikatakan anggota Komisi I DPRD Sumbawa Barat, Muhammad Hatta, hingga mendesak…
  • 40
    103 Orang Telah Sembuh Covid-19 di Sumbawa BaratTaliwang, KOBAR - 103 orang diumumkan telah sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa, (1/12). Hal itu terwujud, setelah ada penambahan 10 orang yang positif Covid-19 sembuh di KSB. Kendati demikian, terdapat juga penambahan 1 kasus positif Covid-19 yang baru di KSB. “Hari ini terdapat 10 tambahan orang…
  • 39
    Tidak Ada Anggaran Panwaslu Untuk PemilukadaTaliwang, KOBAR - Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak tertuang anggaran bagi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)  Kabupaten Sumbawa Barat, sementara dalam  waktu dekat tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) dimulai. Ketua Panwaslu KSB, Khaeruddin ST kemarin mengatakan, tahapan Pemilukada KSB yang berlangsung April 2015 mendatang dipastikan akan segera dimulai…
  • 39
    Sutet PLTU Kertasari Masih Terkendala LahanTaliwang, KOBAR - Pembangunan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PTPLN) yang akan beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat pada sejumlah lokasi sejauh ini masih terkendala  pembebasan lahan. Rata-rata pemilik lahan enggan melepas tanah mereka sesuai harga beli PTPLN. Kabag Pemerintahan Sekretariat…
  • 38
    Bedah Rumah Salah Sasaran Merata di NTBTaliwang, KOBAR - Program bedah rumah perkotaan sempat diterpa isu tak mengenakkan. Dimana diduga dana untuk program itu disunat sebesar Rp 2 juta sehingga yang sampai kepada warga penerima hanya Rp 8 juta saja. Belum lagi persoalan nama penerima dana tidak sesuai dengan fakta kondisi hunian yang ditempati. Hal ini memicu…
  • 37
    PLN Bantah Lakukan Pemadaman Tanpa InformasiWidodo: Listrik Padam Mendadak Karena Ranting Pohon Taliwang, KOBAR - PT PLN Rayon Taliwang mengkonfirmasi jika pemadaman listrik yang terjadi beberapa pekan terakhir ini bukan karena faktor kerusakan mesin atau disengaja. Tetapi lebih disebabkan oleh aliran kabel induk listrik yang putus atau konsleting akibat tertimpa ranting dan dahan pohon. Manager PLN…
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB

12 Desember 2024 - 13:34

Waspada! Hujan dan Potensi Cuaca Ekstrem di NTB - Prakiraan Cuaca Nusa Tenggara Barat, Kamis 12 Desember 2024

Pilgub NTB: Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar

27 November 2024 - 19:46

Pilgub NTB Dana Kampanye Pasangan 3 Tertinggi, Capai Rp 7,1 Miliar - Pengumuman KPU NTB

Pilgub NTB Sepi Peminat? 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa

20 September 2024 - 14:24

Pilgub NTB Sepi Peminat 3 Bakal Paslon Lolos Verifikasi, Publik Diam Seribu Bahasa - Kandidat Pilkada NTB

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN

4 September 2024 - 11:50

KPK Ingatkan Bakal Cakada Wajib Lapor LHKPN - Pahala Nainggolan

BMKG: Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

22 Agustus 2024 - 21:45

BMKG Gempa NTB-Bali Akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia - Gempa Sumbawa Barat

Pilkada NTB 2024: Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu

10 Agustus 2024 - 16:53

Pilkada NTB 2024 Suara Generasi Z dan Milenial Jadi Penentu - Mars Ansori Wijaya - Sekretaris KPU NTB
Trending di KOTA MATARAM